BERBEKAL 50 RIBU, Cerita Hidup Beni Oktovianto Diselamatkan Fakhri Husaini

Bagikan :
BERBEKAL 50 RIBU, Cerita Hidup Beni Oktovianto Diselamatkan Fakhri Husaini
Beni Oktovianto saat laga melawan Persipura.(Foto/© psbaritoputeraofficial)

SuarIndonesia — Perjalanan karier Beni Oktovianto, pesepak bola asal Kalimantan yang sukses menembus Persik Kediri, Persib Bandung, dan Barito Putera.

Kisah hidup Beni Oktovianto cukup menyentuh, dan rupanya ada peran pelatih andal, Fakhri Husaini, sehingga ia bisa jadi salah satu sorotan di kompetisi Liga 1.

Dikutip dari IndoSport.com, awalnya, Beni Okto mengaku bergabung dengan Klub Sepak Bola Mandau, di mana Fakhri Husaini berperan sebagai pelatih. Kala itu, ia masih duduk di bangku SMA.

“Lanjut ke Liga 3, Bontang FC, saya masih sekolah kelas 3 SMA. Setelah itu lanjut ke PON Kaltim 2016 di Jawa Barat,” ungkap Beni Okto di unggahan Youtube Tiento ID.

Beni Okto juga aktif bermain di turnamen antar kampung (tarkam) di Kalimantan. Sampai akhirnya, pelatih Fakhri Husaini memintanya untuk seleksi ke Pulau Jawa.

“Tiba-tiba Coach Fakhri telepon, Beni di mana, kamu pergi ke Surabaya, ke Kediri, ada seleksi di sana. Oh siap Coach,” ucap Beni menirukan ucapan Fakhri Husaini.

Padahal kala itu, Beni Okto yang baru lulus sekolah, mengalami kesulitan finansial. Tapi ia nekat bertolak ke Kediri seorang diri, dan mengikuti trial bersama skuat Persik Kediri.

“Posisi saya nggak punya apa-apa, saya minta tiket pesawat dari bos tarkam itu. Di Surabaya itu saya nggak tahu apa-apa, mau ke mana nggak tahu,” kenang Beni Okto lagi.

Baca Juga :

AKHIRNYA MENANG, Barito Putera Tundukkan PSIS 2-1

“Di situ posisi saya cuma bawa uang 50 ribu. Sampai di Kediri, baru saya makan, dijemput sama asisten pelatih. Besoknya saya langsung latihan di situ, ikut seleksi.

Singkat cerita, Beni Oktovianto akhirnya tembus seleksi bersama Persik Kediri di Liga 2, lalu ia melanjutkan karier di tanah kelahirannya, membela tim Persiba Balikpapan.

Kemudian, Beni Okto menggunakan jasa agen pemain, sampai akhirnya ia direkrut oleh Persib Bandung. Uniknya, debut Beni bersama Persib justru saat main di Malaysia.

“Bulan Januari ada persiapan turnamen di Malaysia, di situ saya main lawan Hanoi, debut saya di Persib,” kenang Beni Okto.

Satu musim berjalan, rupanya Beni Okto mendapat tawaran untuk memperpanjang kontrak di Persib. Hanya saja, ia memilih untuk menolak dengan alasan keluarga.

“Sebenarnya saya masih mau diperpanjang sama pihak Persib, tapi satu, saya pengen nikah, pengen dekat sama keluarga.”

Beni Okto akhirnya berlabuh ke Barito Putera, klub asal Kalimantan Selatan. Ia baru saja melangsungkan pernikahan di akhir tahun 2021, walau jadwal tim padat.

“Saya nikah tanggal 26 Desember 2021, tanggal 28 saya sudah harus balik ke Barito, persiapan buat putaran kedua. Jadi saya sama istri mungkin cuma dua hari saja.”

Dari perjalanan yang panjang itu, Beni Oktovianto tak ragu menyebutkan bahwa orang yang paling berjasa untuk karier sepak bolanya ialah sang pelatih, Fakhri Husaini. “Coach Fakhri sendiri selalu memberi saya nasihat, jangan cepat puas, karena bermain bola nggak cuma sampai di situ saja, jaga attitude pada orang,” ujar Beni Oktovianto.(RA)

 233 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.