BELUM EFEKTIF, Larangan Pemakaian Kantong Plastik di Pasar Pandu

- Penulis

Selasa, 14 Desember 2021 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Ujicoba Pasar Tradisional Bebas Sampah Plastik Sekali Pakai di dua pasar tradisional di Banjarmasin, resmi dimulai, Senin (13/12/2021).

Namun dari pantauan di lapangan, khususnya di Pasar Pandu yang menjadi salah satu pasar percontohan program tersebut pada Senin (13/12/2021) pagi, masih banyak warga yang berbelanja namun tidak membawa tempat untuk barang belanjaannya sendiri.

Alhasil pedagang pun terpaksa memberikan kantong plastik untuk membungkus barang belanjaan dari pelanggannya.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Pandu, Aliansyah mengatakan bahwa dirinya belum bisa sepenuhnya menerapkan pengurangan penggunaan plastik saat melayani pelanggan.

“Kalau pembelinya datang dengan tangan kosong atau tanpa membawa tas sendiri, mau tidak mau membungkuskannya pakai plastik lagi,” ujar Aliansyah.

Baca Juga :

DUA PASAR di Banjarmasin Terapkan Program Bebas Kantong Plastik Mulai 13 Desember

Ia membeberkan, sebelumnya petugas sudah membagikan tas sekaligus melakukan sosialisasi bahwa sejak hari ini sudah diterapkan pengurangan sampah plastik di pasar ini.

“Kami para pedagang pun sebenarnya juga sudah ikut mensosialisasikan kepada para pelanggan. Tetapi memang pembelinya masih banyak yang tidak membawa tas belanjaan,” ungkap pria berusia 34 tahun ini.

Kendati demikian, sebagai pedagang ia mengaku bahwa dirinya sangatlah setuju serta mendukung program gerakan diet sampah plastik di Pasar Pandu ini.

“Kami sangat mendukung, karena ini juga akan mengurangi sampah plastik dan juga akan lebih meringankan pedagang juga,” katanya.

Meskipun lebih banyak warga yang berbelanja tidak membawa tas sendiri, namun beberapa di antaranya masih ada yang membawa tas sendiri, di antaranya menggunakan bakul.

Baca Juga :   JASAD Mr X Ternyata Marwani, Polisi Mintai Keterangan Pihak Keluarga

“Dari awal tahun kemarin saya sudah pakai bakul kalau mau belanja di pasar ini,” ujar salah seorang warga sekitar Siti Rogayah.

Siti Rogayah pun mengaku sangat mendukung upaya pengurangan sampah plastik di pasar tradisional, meskipun masih berupa ujicoba.

“Bagus saja, karena ini untuk kebaikan lingkungan juga,” katanya.

Baca Juga :

SUSUR Temukan Banyak Sampah Plastik di Sungai Martapura

Rogayah pun mengakui bahwa pembeli di pasar ini masih banyak yang tidak membawa tempat belanjaan sendiri, sehingga pedagang pun harus tetap memberikan kantong plastik.

“Padahal sudah disosialisasikan juga sebelumnya, dan sepertinya sosialisasinya harus tetap dilakukan,” pungkasnya

Seperti diketahui, sukses menjalankan gerakan supermarket atau retail modern tanpa plastik, Pemko Banjarmasin pun membuat program Pasar Tradisional Bebas Sampah Plastik yang dilaunching pada November lalu.

Penerapan program ini dilakukan di dua pasar tradisional di Banjarmasin yakni Pasar Pandu dan juga Pasar Pekauman.

Sosialisasi terkait program ini sendiri sudah berjalan, yang mana dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin).

Termasuk sebelumnya pembagian tas kain sebagai pengganti kantong plastik untuk para warga yang biasanya berbelanja di pasar dua pasar ini juga sudah dilakukan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

150 JUTA Barel Minyak Rusia Diimpor Bertahap Hingga Akhir 2026
BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia
DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Berita Terbaru

Jemaah calon haji saat berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel, untuk keberangkatan kloter pertama pada Jumat (24/4/2026) dini hari. (Foto: Antara/Firman)

Bisnis

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:44

Iffa Rosita, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. (Foto: Humas OIKN)

Politik

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca