BELUM DITEMUKAN di Kalsel Hepatitis Akut, Tetap Waspada

- Penulis

Jumat, 6 Mei 2022 - 23:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Belum ditemukan di Kalsel (Kalimantan Selatan) hepatitis akut atau misterius, meski sudah masuk di sebagian daerah di Indonesia.

Beberapa anak dilaporkan terkonfirmasi menyerang beberapa anak.

Bahkan data per Jumat (6/5/2022) beberapa provinsi di Indonesia sudah melaporkan kasus suspek hepatitis akut.

Lantas bagaimana dengan di Provinsi Kalsel?

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, Dr. Diauddin, hingga kemarin pihaknya belum menerima laporan kasus hepatitis akut. Bahkan, tambah pria yang akrab disapa Dia, ini kasus suspek pun belum ada yang terlaporkan.

“Menindaklanjuti hepatitis akut ini kami sudah keluarkan surat edaran yang ditujukan kepada kabupaten kota meminta tingkatkan kewaspadaan. Jika ada kasus maka segera mengisi blangko untuk dilaporkan kepada kita dan kepada pusat,” ujarnya.

Ditambahkan Dia, langkah antisipasi penularan hepatitis pihaknya mengoptimalkan lagi tim surveylen dan tim penyuluh mengampanyekan hidup bersih.

Dipastikannya, pola penularan hepatitis berbeda dengan Covid-19. Penularan hepatitis lebih kepada kebersihan, sedangkan covid menular melalui udara.

“Kami sudah meminta kabupaten kota untuk menggiatkan lagi kampanye pola hidup bersih. Selain itu, jika ada kasus harus segera ditangani,” bebernya.

Baca Juga :   CEGAT MOBIL Agya, Ini Awal Hingga Mantan Kanit Resnarkoba Polres Barsel Diganjar 6 Tahun Penjara

Ditanya bagaimana dengan kesiapan rumah sakit, Dr. Dia menyebut tidak menjadi masalah.

Tidak seperti penangan covid yang sangat cepat menular sehingga rumah sakit kewalahan.

“Hepatitis penularannya tidak secepat covid, insyaallah tidak masalah bagi rumah sakit ketika ditemukan kasus.

Jika ditemukan kasus saya yakin tidak akan sebanyak covid,” bebernya.

Mantan Kadinkes Banjar ini menyebut jenis hepatitis yang beredar belum ditemukan gejalanya, sehingga membuat heboh.

Padahal dikatakannya hepatitis jenis penyakit yang sudah lama ada. Pemeriksaan spesimen dari hepatitis a sampai e negatif.

“Yang lebih penting saat ini sebenarnya bagaimana mengantisipasinya dengan pola hidup bersih.

Jangan makan satu piring bersama orang lain. Jangan minum air yang tidak direbus, misal air sungai yang tercampur dengan orang buang air besar.

Atau air sumur yang tercemar juga bisa menyebabkan hepatitis,” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMKOMDIGI Siapkan AI dalam Digitalisasi Bansos
AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara
KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu
MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global
JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:49

AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:33

BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:17

DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:37

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Senin, 22 Juni 2026 - 21:45

PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini

Berita Terbaru

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Kalteng

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:24

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian DEAL 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026). (Foto: An tara/Farhan Arda N)

Lifestyle

KEMKOMDIGI Siapkan AI dalam Digitalisasi Bansos

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca