BELUM CAIR Anggaran PPKM L4, Gegara Tak Ada Pengajuan

- Penulis

Kamis, 29 Juli 2021 - 23:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Anggaran penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 (L4) yang sempat disebut memerlukan dana sebesar Rp34 M belum juga dapat dicairkan.

Padahal, dalam Jumpa Pers Pemko Banjarmasin yang dilakukan pada Minggu 25 Juli yang lalu, Wali Jota Banjarmasin menyebut anggaran tersebut diambil dari refocusing atau realokasi anggaran.

Paling besar ada tiga SKPD, Yakni Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Termasuk juga pelaksanaan operasi yustisi di Satpol PP.

Lantas, apa yang menyebabkan anggaran tersebut belum juga turun?

Kepala Badan Keuangan (Bakeuda) Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil menjelaskan, kondisi tersebut timbul lantaran belum adanya SKPD yang mengajukan dana puluhan miliar tersebut, untuk ditindaklanjuti pihaknya.

Meski keberlanjutan PPKM L4 ini akan ditentukan dari hasil evaluasi mingguan oleh Tim Satgas setempat pada tanggal 2 Agustus nanti. Kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat ini telah berjalan sejak Senin lalu (26/07/2021) lalu dan berakhir pada 2 Agustus mendatang.

“Memang disampaikan keperluannya Rp34 M. Cuma belum sampai ke kami keperluannya apa saja. Mungkin bisa tanyakan langsung saja ke Dinas Kesehatan untuk apa saja, mereka yang tahu,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Kamis (29/07/2021) siang.

Karena itu, Subhan menjelaskan, bagaimana prosedur pencairan agar dana tersebut bisa langsung diproses.

Pertama dari SKPD bersangkutan menyampaikan kebutuhan Rencana Kebutuhan Belanja (RKB) ke Bakeuda.

Kemudian pihaknya baru menyediakan alokasi dananya. Apakah diambil dari Biaya Tak Terduga (BTT) atau penjadwalan ulang kegiatan-kegiatan yang lain lagi.

“Kalau berkas diajukan semuanya lengkap, maka 1 X 24 Jam cair. Cuma karena alokasinya diambil dari mana belum diketahui, sehingga kita perlu tahu keperluannya apa saja,” pungkasnya.

Statement berseberangan keluar dari Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi.

Ia mengklaim, bahwa anggaran sebesar Rp3,8 M dari BTT sudah diusulkan ke Bakeuda. Bahkan berkas sudah lengkap disampaikan.

Baca Juga :   KPU Tetap Gunakan Surat Suara Bergambar 2 Paslon di Pilkada Banjarbaru

“Sudah disampaikan dan didiskusikan. Pak Wali Kota juga sudah setuju dengan Nota Dinasnya,” klaimnya, saat ditemui awak media, di lobi Balai Kota, Kamis (29/07/2021) siang.

Ia membeberkan, anggaran tersebut bakal digunakan untuk penanganan Covid-19 di Bumi Kayuh Baimbai ini. Seperti Reagen dan membayar insentif Tenaga Kesehatan (Nakes).

“Mungkin pencairannya yang belum. Artinya memang sudah diusulkan. Tidak ada istilah terlambat untuk pembayaran insentif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Iwan Ristianto yang juga menjadi salah satu instansi mendapatkan dana cukup besar mengaku, masih menghitung dan menganalisa berapa yang diperlukan untuk dilaporkan kepada Wali Kota.

“Masih dikalkulasi berapa biaya yang diperlukan,” ujarnya, saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (29/07/2021) siang.

Disinggung untuk apa saja keperluannya, Iwan menjelaskan untuk memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak penerapan PPKM Level 4.

Ia memastikan, tidak akan terjadi tumpang tindih bantuan yang sudah disalurkan oleh Pemerintah Pusat.

“Bantuannya beras. Di luar penerima yg disalurkan PT pos namun masih yg terdata di DTKS. Jumlah penerimanya sekitar 24 ribu KPM. Kami usulkan dulu setelah selesai verifikasi kami ke tim anggaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarmasin Edy Wibowo membeberkan, anggaran PPKM sudah dianggarkan di Satpol PP dan kecamatan sebelum PPKM L4.

Namun ketika ditetapkan Level 4, dinkes mengajukan anggaran untuk rekrutmen nakes. Sedangkan Dinsos dan BPBD masih proses.

“Anggaran yang langsung itu Dinkes dan Satpol PP. Kalau dari BPBD kami hanya membackup Satpol PP saja,” tuntasnya (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca