Banyak Aset Tak Jelas, Pemko Bentuk Tim Penelusuran

- Penulis

Kamis, 24 Januari 2019 - 22:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Karena pengelolaan yang amburadul, akibatnya banyak status aset milik Pemko Banjarmasin yang tidak jelas. Pemko akhirnya memutuskan untuk membuat tim penelusuran aset.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Drs H Subhan Noor Yaumil mengemukakan, tim penelusuran aset ini bertugas untuk mencari informasi dan data di mana saja aset milik pemkot yang pernah dikerjasamakan.

Meraba dari masyarakat melalui kecamatan salah satu langkah yang ditempuh dalam proses penelusuran.
“Mencari info di masyarakat dalam rangka menatausahakan aset pemkot agar lebih tertib. Ini salah satu caranya,” jelasnya saat dihubungi via telepon, Kamis (24/1/2019).

Di antaranya yang saat ini dikejar Pemko yakni aset yang dikerjasamakan dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada tahun 2000 lalu. Dan lahan pemko yang berada di kawasan Pelabuhan Trisakti.

“Di Trisakti kata Pelindo sih tanah pemko. Tapi dikuasai orang lain. Historisnya ini akan kami kumpulkan dari yang mengetahui sejarahnya,” beber Subhan.

Subhan melanjutkan, seandainya nanti aset yang ditelusuri tersebut positif milik pemko, tentunya berdasarkan bukti-bukti konkrit yang sudah dikumpulkan, maka pemko akan menindaklanjutinya.

“Kita identifikasi dulu masing-masing wilayah per kecamatan. Bukti-buktinya kita cocokkan dengan bukti yang kita miliki. Kalau sudah pasti aset pemko akan diambil,” imbuhnya.

Baca Juga :   RESMIKAN 22 Jembatan Merah Putih Presisi Tersebar di Wilayah Kalsel

Sayangnya, Subhan tidak berani menyebutkan berapa aset yang akan ditelusuri. atau berapa jumlah aset yang sudah tercium diduga merupakan milik pemkot.

“Jumlahnya masih belum bisa memberi angka pasti, karena masih belum diidentifikasi. Nanti kalau sudah baru kita informasikan,” pungkasnya.

Sedangkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat memimpin rapat pembentukan tim penelusuran aset berharap semua aset milik Pemerintah Kota Banjarmasin bisa diinformasikan kepada publik.

‘’Ini sebenarnya informasi terbuka yang semua bisa mengakses, di zaman smart city seperti ini termasuk pengelolaan aset kita bisa diakses oleh siapa pun,” katanya
.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Banjarmasin Iwan Ristianto.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56