BANJIR SURUT Pulang ke Rumah, Ternyata Air Pasang Kembali Mengungsi

- Penulis

Senin, 1 Februari 2021 - 20:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Sebagian warga Jalan Simpang Layang, yang mengira banjir surut, Kelurahan Sungai Lulut Dalam, Kecamatan Banjarmasin Timur terpaksa kembali harus mengungsi.

Khususnya saat kondisi sungai sedang dalam keadaan pasang yang kerap terjadi pada malam hari. Dalam keadaan normal, ketinggian air hanya sekitar mata kaki orang dewasa.

Salah seorang warga setempat, Mardiah mengatakan, bahwa ia dan keluarga kecilnya sempat pulang ke rumah pada Kamis (28/01/2021) yang lalu dari pengungsian yang ada di SMPN 22 Banjarmasin, karena kondisi air sudah mulai surut.

“Awalnya mengungsi di SMPN 22. Tapi dua hari terakhir ini naik lagi airnya kalau malam. Jadi kami mengungsi lagi,” keluhnya saat ditemui awak media, Senin (01/02/2021) siang.

Berdasarkan pengakuan Ibu berusia 42 tahun itu, warga setempat sempat mengira bahwa banjir telah surut. Sehingga warga pun memutuskan pulang ke rumah masing-masing, untuk beraktivitas kembali.

 

 

Mengingat hampir sebulan banjir melanda, perekonomian warga lumpuh total, karena tidak bisa bekerja. Selama itu juga warga hanya mengharap bantuan, termasuk untuk makan sehari-hari di dapur umum.

“Siang kembali ke rumah untuk warung jajanan. Karena suami juga tidak bisa bekerja selama banjir. Bantuan ada saat di pengungsian. Sekarang saat di rumah tidak ada lagi,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan Amat (47), Warga Simpang Layang, yang mengaku baru dua hari yang lalu pulang ke rumah, setelah cukup lama berada mengungsi di SMPN 22.

“Saat parah ketinggian air sepinggang orang dewasa. Makanya kami mengungsi. Sekarang mulai surut, tapi air sungai pasang naik lagi,” bebernya.

Selama banjir melanda, Ia juga mengaku tidak bisa bekerja. Artinya untuk memenuhi keperluan sehari-hari hanya mengharap bantuan

Baca Juga :   SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

“Bekerja serabutan. Untungnya ada aja dikasih bantuan ke rumah. Kalau saat di pengungsian dikasih makan,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, sudah lebih dua pekan beberapa kelurahan di kecamatan Banjarmasin Timur masih terendam banjir.

Camat Banjarmasin Timur, Ahmad Muzaiyin mengatakan, terdapat lima kelurahan yang saat ini masih tergenang banjir. Yakni Kelurahan Pemurus Luar, Sungai Lulut, Pengambangan, Kuripan dan Kebun Bunga.

“Di sana ketinggian air bervariasi, paling parah ketinggian air sampai di bawah lutut orang dewasa,” ucapnya.

Selain lima kelurahan itu, di Kecamatan Banjarmasin Timur juga masih ada beberapa kawasan yang terendam jika kondisi air sedang dalam kondisi pasang dalam.

“Daerah lain seperti Benua Anyar dan Sungai Bilu itu hanya terendam saat kondisi air pasang dalam. Jadi cepat surutnya,” tambahnya.

Melihat kondisi tersebut, ia mengaku masih memerlukan distribusi bantuan berupa bahan sembako, guna menunjang keberadaan dapur umum di wilayah Banjarmasin Timur.

“Walaupun saat ini secara umum kondisi di wilayah Banjarmasin Timur sudah mulai surut, tapi mereka (warga penyintas banjir) masih terkendala oleh beberapa hal karena dampak banjir yang terjadi. Makanya bantuan akan terus kita akan terus salurkan,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca