BANJIR ROB Kembali Rendam Sejumlah Kawasan di Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 25 November 2021 - 04:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Ancaman air pasang tinggi atau pasang dalam belum lepas di Kota Banjarmasin. Pasalnya, dari pantauan pada Selasa (23/11/2021) tadi malam, air sungai kembali merendam beberapa kawasan.

Tidak hanya merendam ruas jalan, air pasang juga menggenangi kawasan pemukiman warga, di antaranya terjadi di Kelurahan Kuin Utara, Kuin Selatan, Antasan Kecil Timur, dan kawasan Jafri Zam-zam.

Seperti yang dialami oleh Fudail. Salah satu warga yang berdomisili di Jalan Pangeran, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara ini mengaku bahwa ketinggian permukaan air Sungai Kuin yang tepat berada di belakang rumahnya meninggi pada tadi malam.

Menurut pemuda asli kuin itu, Kondisi pasang tinggi air sungai sebenarnya terjadi sejak Minggu (21/11/2021) malam.

Saat itu, air juga sudah menggenangi kamarnya. Tingginya sekitar tiga centimeter.

“Kemudian, Senin malam, air naik lagi. Tingginya masih sama. Nah, pada Selasa malam, itu tingginya lumayan. Melebihi mata kaki,” ungkapnya saat dibincangi awak media, Rabu (24/11/2021).

Padahal, menurut Fudail, kondisi ketinggian air bisa dikatakan tenang atau tidak terjadi pasang tinggi seperti kemarin malam sejak seminggu yang lalu.

“Berhubung kediaman saya berada di pinggir sungai, saya tahu saat air mulai meninggi. Apalagi malam tadi, kawasan sini juga diguyur hujan deras,” tambahnya.

Lantas, apakah kondisi tersebut merupakan tanda bahwa Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi ancaman bakal terjadi banjir seperti awal tahun kemarin?

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Fahruraji membenarkan bahwa luapan air kembali terjadi. Kondisi itu terjadi sejak jam sepuluh malam, kemudian berangsur turun pada jam dua dini hari.

Sedangkan untuk ketinggian luapan air Tingginya, melebihi mata kaki orang dewasa. Kendati demikian, peristiwa yang terjadi itu masih dipandangnya tidak terlalu membahayakan.

“Memang sempat dalam posisi mengkhawatirkan. Tapi tidak berlangsung lama. Artinya, masih dalam batas aman,” ucapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Rabu (24/11/2021) pagi.

“Yang menjadi penyebabnya itu pengaruh pasang air laut, dan kiriman dari hulu,” tambahnya.

Disinggung apakah ada kemungkinan luapan air sungai itu bakal berlanjut, Fahruraji belum bisa memastikannya. Namun, ia menilai bahwa kondisi seperti itu setiap saat bisa saja terjadi.

Untuk itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat agar bisa selalu waspada.

“Personel BPBD Kota Banjarmasin juga selalu bersiaga. Termasuk ketika ada luapan air, personel memonitor terus kondisi di lapangan sampai benar-benar dirasa aman,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca