BANJIR Riam Kiwa ‘Membayangi’ Kabupaten Banjar

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daerah Aliran Sungai (DAS) Riam Kiwa Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan kembali banjir, Minggu (6/4/2025) lalu. (Foto: ANTARA/Syamsuddin H)

Daerah Aliran Sungai (DAS) Riam Kiwa Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan kembali banjir, Minggu (6/4/2025) lalu. (Foto: ANTARA/Syamsuddin H)

SuarIndonesia — Banjir Riam Kiwa yang berhulu pada kawasan Pegunungan Meratus membayang-bayangi Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan (Kalsel) setiap musim penghujan tiba.

“Oleh karenanya, kita harapkan pemerintah agar sesegera mungkin membangun Waduk Riam Kiwa,” ujar Anggota DPRD Kalsel asal daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Banjar Habib Umar Hasan Alie Bahasyim ketika dikonfirmasi, Selasa (8/4/2025).

Wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal dapil Kalsel II/Kabupaten Banjar itu berharap, pembangunan Waduk Riam Kiwa sebagai pengendali banjir sehingga tidak menimbulkan dampak yang terlalu parah.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim. (Foto: ANTARA/Syamsuddin H)

“Di Kabupaten Banjar sejak lama atau tahun 1960-an pembangunan Waduk Riam Kanan. Tapi itu belum cukup sebagai pengendali banjir, sehingga perlu pembangunan Waduk Riam Kiwa guna lebih maksimal lagi dalam pengendalian banjir,” ujar Habib Umar.

Habib Umar berharap, semua pihak agar turut menaruh perhatian guna terealisasinya pembangunan Waduk Riam Kiwa buat pengendalian banjir atau meminimalkan dampaknya.

“Terlebih bagi warga masyarakat Kabupaten Banjar atau lainnya kita harapkan dukungan/partisipasi terhadap pembangunan Waduk Riam Kiwa tersebut. Sebab keuntungannya untuk kita bersama,” tutur Habib Umar dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Sementara keberadaan Waduk Riam Kanan sekarang selain menjadi Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas terpasang 3 X 10 Mega Watt (MW), juga sebagai irigasi pertanian tanaman pangan, serta usaha perikanan atau tempat budidaya ikan air tawar.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa dengan Wajah Berdarah

Selain itu, sumber air baku buat air bersih kebutuhan masyarakat seperti melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin, serta PDAM Intan Banjar yang melayani kebutuhan air bersih bagi penduduk Kabupaten Banjar serta Kota Banjarbaru.

“Ke depan kita harapkan, selain sebagai kawasan daerah tangkap air buat pengendalian banjir, juga multi fungsi sebagaimana Waduk Riam Kanan,” harap Anggota DPRD Kalsel yang cukup “vokal” atau bersikap kritis itu.

Sebagai catatan dari sebab akibat luapan daerah aliran sungai (DAS) Riam Kiwa dan Riam Kanan Kabupaten Banjar tidak terlepas dari bencana banjir, terutama pada beberapa kawasan Martapura ibukota kabupaten tersebut.

“Kasihan masyarakat Kabupaten Banjar, khususnya warga Martapura yang selalu disibukkan dengan bencana banjir sehingga untuk usaha lain terganggu,” kata Habib Umar menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru