Suarindonesia – Guna lebih mengenalkan dan merinci kembali 41 macam wadai Banjar, Pemerintah Kota Banjarmasin akan menggelar seminar 41 macam Wadai Banjar yang akan digelar bersama 100 orang berkompeten yang terdiri dari Akademisi, Pakar, Praktisi hingga Budayawan asli Kota Banjarmasin.
Kepala Bidang Kebudayaan Kota Banjarmasin, Dra Hj Fatimah memaparkan eksekusi seminar nasional terkait 41 macam wadai khas Banjar tersebut bertujuan merinci jumlah wadai khas Banjar dan menjaring potensi pelaku produksi wadai Banjar.
Kemudian Hj Fatimah menerangkan kegiatan dialog seminar budaya tersebut merupakan kelanjutan dari seminar pertama yang diselenggarakan tahun 2018 kemarin dengan mengangkat tema nasi astakona.
“Tahun tadi kita seminarkan nasi astakona dan dibuat buku seputar astakona, tahun ini kembali 41 macam wadai Banjar juga demikian, namun untuk tempat masih bersifat tentatif di rumah Anno,” ucapnya kepada wartawan, Senin (1/4).
Dikatakan Hj Fatimah, menyebutkan sudah mempersiapkan pemateri yang betul betul mengerti dan paham cita rasa dan selera warga kota Banjarmasin. “Sehingga 41 macam wadai Banjar tadi memang menjadi momok yang menarik baik dari jenis hingga selera lidah orang Banjar,” ungkapnya.
Adapun tanggal pelaksanaan pergelaran seminar 41 macam wadai Banjar, Hj Fatimah merencakan pada pertengahan bulan April yakni 13 sampai tanggal 14 April mendatang dengan rangkaian acara yang dikemas semenarik mungkin untuk menarik minat dan perhatian warga.
“Ada pameran nanti, kemudian ada demo masak wadai Banjar, serta inti dari acara yaitu dialog yang bertujuan untuk merinci secara spesifik untuk apa saja wadai Banjar ini sebanyak 41 macam itu,” ungkapnya.
Hj Fatimah berharap semoga dalam pelaksanaan ke depan nantinya bisa sesuai dengan tujuan agar 41 macam wadai khas Banjar bisa lebih dikenal secara rinci dan jelas oleh warga Kota Banjarmasin khususnya dan Indoneisa secara umum.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















