Suarindonesia – Meski Pemprov Kalsel sudah menyerahkan aset tanah seluas 19,5 hektare di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, Lembaha Administrasi Negara (LAN) belum juga membangun kampus Poli Teknik (Poltek) Administrasi.
Kepala LAN RI, Adi Suryanto belum lama tadi mengatakan, untuk bisa membangun kampus tersebut harus mendapatkan izin dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Saat ini, ujar Adi, pihaknya sedang memproses perizinan Kemenristek Dikti.
“Tentu kita pengen cepatnya bisa dibangun,” katanya saat ditanya kapan target pembangunan.
Diakui Adi, untuk melakukan pembangunan tentu banyak pertimbangan. Ia mengaku sangat menyadari melihat situasi saat ini tidak bisa membangun secara cepat, namun harus perlahan dan tahap demi tahap.
“Nanti kami juga akan kerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk memperkuat kampus,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel, Nisfuani menambahkan, secara administrasi tanggung jawab pemprov terkait rencana pembangunan itu sudah dilaksanakan.
“Pernyataan hibah aset tanah sudah kami buat, sekarang tinggal menunggu pihak LAN yang membangun, karena itu kewenangan mereka. Pemprov hanya berwenang sebatas menyediakan aset lahan,” ujar Nisfu.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















