ANALISIS KARHUTLA KALSEL, Menteri LH Utus Staf Ahli

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 22:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melihat langsung kondisi di daerah Liang Anggang Pengayuan Banjarbaru.Kamis (25/9/2025)  (SuarIndonesia/Ist)

Melihat langsung kondisi di daerah Liang Anggang Pengayuan Banjarbaru.Kamis (25/9/2025) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Analisis Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel), Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq mengutus staf ahli internal.

Staf Ahli Menteri LH, yakni  Dr Hanifah Dwi Nirwana para direktur terkait, dan pelaksana lapangan penanggulangan Karhutla dari BPBD Kalsel, Kamis (25/9/2025)  melihat langsung kondisi di daerah Liang Anggang Pengayuan Banjarbaru.

Menteri Hanif menugaskan untuk menganalisis kondisi di Kalsel, lebih fokus lagi kejadian Karhutla yang terjadi di daerah Liang Anggang Kota Banjarbaru , dan Kecamatan Jejangkit Barito Kuala,

Diketahui kejadian Karhutla di deerah Kampung Pengayuan Liang Anggang, Selasa (23/9/2025).

Sebelumnya sempat viral di media sosial karena sempat menimbulkan kabut asap pada Rabu (24/9/2025) pagi.

“Tadi.malam saya langsung ditugaskan Pak Menteri LH untuk ke Kalimantan Selatan untuk menganalisis kejadian Karhutla terbaru yang sempat viral di media massa.

Saya didampingi pejabat terkait Kementerian LH , usai rapat langsung ke lokasi terjadinya Karhutla di beberapa titik di Kalsel,” terang Hanifah saat berdiskusi dengan Sekda Provinsi.

Hanifah menyampaikan pesan Menteri Hanif agar Kalsel tetap meningkatkan kesiapsiagaan Karhutla dan bencana hidrometeorologi lain meski saat ini data BMKG memasuki musim hujan.

Salah satu atensi Menteri LH adalah kesiapan personil peralatan dan proteksi terhadap daerah daerah rawan bencana Karhutla di Kalsel.

Terlebih Kalsel memutuskan untuk mengakhiri status siaga darurat bencana Karhutla pada 30 September 2025.

Menteri LH lanjut Hanifah mengingatkan keputusan untuk mengakhiri masa status siaga darurat bencana karhutla perlu langkah cermat dan terukur.

Baca Juga :   MASIH Banyak Lubang Bekas Tambang di Sekitar IKN!

Ini mengingat kejadian karhutla sifatnya perlu Kesiapsiagaan ekstra.

Kalau pun keputusan pengakhiran status siaga telah final maka langkah langkah yang perlu dilakukan Pemprov Kalsel dan stakeholder adalah upaya optimalisasi kesiapsiagaan dan mitigasi.

Dari hasil data data lapangan dan informasi stakeholder hari ini, lanjut Hanifah, ia dan tim akan bekerja melakukan pemetaan dan analisis hasil kunjungan lapangan untuk disampaikan ke Menteri LH.

Kementerian LH tetap akan membantu Kalsel dan daerah daerah lain yang saat ini masih terjadi bencana karhutla.

Prinsipnya adalah kerja kolobarasi dengan segenap komponen.

Sementara itu Sekda Kalimantan Selatan H Syarifuddin mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah dalam hal ini Kementerian LH dan BNPB dalam menanggulangi karhutla dan bencana lain di Kalsel.

“Bapak Gubernur Kalsel sangat mengapresiasi kecepatan bantuan pemerintah pusat, baik Kementerian LH, BNPB dan kementerian terkait membantu mitigasi dan penanggulangan bencana di daerah,” ucapnya.

Sementara itu berdasarkan data di BPBD Prov Kalimantan Selatan, terhitung 1 Januari sampai 25 September 2025, jumlah kejadian karhutla sebanyak. 623 kejadian
Luas lahan yang terdampak sebanyak 1.464,09 hektar. Lahan tertangani 453,84 hektar dan titik panas sebanyak 2.929. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin
MENKO KUMHAM IMIPAS: Masih Banyak Pungli Dilakukan Jajaran Birokrasi
DUA PEMUDA HILANG di Hutan Bagugus Dievakuasi
JEMAAH HAJI Kloter 02 Debarkasi Banjarmasin Mendarat di Bandara Syamsuddin Noor
KAYU HALABAN Dikembangkan untuk Komoditas Unggulan Kalsel
KASUS PEMERASAN SERTIFIKAT K3: 10 Terdakwa Divonis 1,5–6,5 Tahun Penjara
KPK GELEDAH KEDIAMAN Eks Wamen Imipas Silmy Karim
HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:21

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:32

KAYU HALABAN Dikembangkan untuk Komoditas Unggulan Kalsel

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:25

HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:56

KECELAKAAN MAUT di Lintasan S Parman Banjarmasin, Renggut Nyawa Seorang Perempuan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:23

GERAKAN INDONESIA ASRI, Polda Kalsel Bersinergi Pemprov Aksi Bersih-bersih Bantaran Sungai Martapura

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:21

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:42

PERKARA EKS KAJARI HSU Terungkap Modus Penyelidikan Dana Hibah Pilkada 2024 Senilai 32 Miliar Dikelola KPU

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:56

TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi ‘Kantongi’ Nama Terduga Pelaku

Berita Terbaru

Rubrik opini

Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:30

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr Abdul Mu’ti, bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud membaur dengan kepala sekolah pada peresmian 102 satuan pendidikan yang selesai direvitalisasi di Kaltim. (Foto: Adpim Kaltim)

Kaltim

102 SEKOLAH Hasil Revitalisasi Diresmikan

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:53

Basarnas dan tim gabungan evakuasi dua pemuda hilang di hutan Desa Bagugus Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng. (Foto: Basarnas Palangka Raya)

Kalteng

DUA PEMUDA HILANG di Hutan Bagugus Dievakuasi

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca