AIR PASANG Hingga 2,7 Meter Hantui Banjarmasin di Awal Mei

- Penulis

Senin, 5 April 2021 - 20:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limbah Memenuhi Sungai Martapura

Limbah Memenuhi Sungai Martapura

SuarIndonesia – Warga Kota Banjarmasin mesti waspada, air pasang yang cukup tinggi diprediksi terjadi pada bulan depan. Tepatnya minggu pertama bulan Mei.

Kondisi itu diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Sungai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Hizbul Wathoni saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon. Senin (5/4/2021) siang.

Menurutnya, pada bulan Mei nanti, ketinggian pasang air bisa mencapai 2,4 sampai 2,7 meter. Terjadi sejak tanggal 1 hingga puncaknya yakni tanggal 6 Mei.

“Itu hanya dari pasang air laut saja, belum termasuk air dari curah hujan deras. Apalagi air kiriman. Makanya perlu diwaspadai,” ucapnya pada awak media.

Pria dengan sapaan Thony itu mengatakan, dari data telemetri sekarang ini, kenaikan air terjadi sekitar 2 meter itu, dinilainya tidak begitu tinggi. Dan yang menyebabkan ketinggian air saat ini, adalah air kiriman.

“Itu hasil dari pemantauan belum lama tadi,” tambahnya.

 

Bendungan

 

Namun berbeda dengan bulan Mei mendatang. Itu, menurutnya, murni dari pasang air. Bukan karena air kiriman. Ketinggian, sekali lagi diprediksi dari 2,4 meter sampai 2,7 meter.

“Padahal sebelumnya, kalau toh air pasang terjadi, tingginya hanya 2,1 sampai 2,4 meter saja,” tambahnya.

Untuk itu, ia pun berharap, saat ketinggian air terjadi pada bulan Mei nanti, tidak diiringi dengan curah hujan yang tinggi. Apalagi jika terjadi hujan di wilayah hulu dan airnya sampai ke Banjarmasin

Lantas, apakah sudah ada antisipasi yang dilakukan pihaknya? Terkait hal itu, Hizbul Wathony mengaku sudah menggalakkan kembali pasukan turbo untuk membersihkan saluran drainase, dan mengoptimalkan fungsi dari sungai-sungai kecil.

Baca Juga :   KPU RI: Kesiapan Pilkada Serentak 2024 Sudah 99%

Pekerjaannya pun tidak hanya membersihkan sumbatan saja, tapi juga mengeruk lumpurnya. Itu, sudah jadwalkan alias dilakukan sejak awal Januari tadi.

Sementara itu. Tak dapat dipungkiri, akhir-akhir ini sejumlah kawasan diketahui mulai kembali tergenang. Menjawab hal itu, Hizbul Wathony beralasan bahwa yang menyebabkan hal itu adalah air kiriman dari arah hulu.

“Karena kalau dari data tinggi pasang hang biasanya terjadi di Kota Banjarmasin, tak sampai menggenang. Artinya, Sungai Martapura saat ini terpengaruh air kiriman,” urainya.

Hal itu sendiri terjadi, menurutnya karena beberapa hari ini daerah Kabupaten Banjar mulai kebanjiran lagi. Dan air, kini sudah turun mengisi Sungai Martapura.

“Kita sama-sama berharap semoga di hulu tidak hujan deras lagi,” tambahnya.

Ia membeberkan, wilayah yang perlu diwaspadai ada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan.

Untuk itu, pihaknya pun juga mengimbau agar yang tinggal di bantaran sungai perlu waspada. Dan kalau bisa, warga menurutnya mau bergotong royong.

“Misalnya, membersihkan sungai-sungai kecil. Karena kalau menunggu dari Dinas PUPR tentu memerlukan waktu yang lama untuk bisa ditangani sekaligus,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAWANAN “ABH” Diduga Terlibat Pengeroyok Kai Fauzi Diamankan Polresta Banjarmasin
SEMARAK TVRI Selenggarakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Melibatkan UKM
PEMPROV KALSEL Memetakan Aset Wisata, Terutama di Bawah Jembatan Barito
PPIH: 6.804 Galon Air Zamzam Disiapkan bagi Jemaah Kalsel-Kalteng
NIAT LERAI TAWURAN, Kai Fauzi jadi Korban Pengeroyokan Puluhan Remaja di Sungai Jingah
PERKETAT Patroli Malam, Polsek Banjarmasin Utara Menindaklanjuti Insiden Berdarah
ANTREAN BBM di SPBU Kini Lancar, Sopir Truk Apresiasi Ketegasan Polresta Banjarmasin
TAMBANG EMASI ILEGAL di Kawasan Hutan Riam Kiwa Banjar Digerebek Tim Gabungan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:18

SEMARAK TVRI Selenggarakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Melibatkan UKM

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:45

PEMPROV KALSEL Memetakan Aset Wisata, Terutama di Bawah Jembatan Barito

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:34

PPIH: 6.804 Galon Air Zamzam Disiapkan bagi Jemaah Kalsel-Kalteng

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:42

GDAN Desak APH Tindak Tegas Pengedar Narkoba

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Berita Terbaru

Jemaah haji melempar jumrah aqobah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5/2026). (Foto: Antara/Citro Atmoko)

Nasional

MCR Disiagakan di Mina Respons Situasi Darurat

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00

Rofik (40), warga Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (dua dari kiri) dibawa ke Posko SAR Gabungan di Sepaku, setelah ditemukan tim. (Foto: Dok Kantor SAR Balikpapan)

Kaltim

SAR Temukan Rofik setelah Lima Hari Hilang di Hutan

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:50

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca