AIR PASANG Hingga 2,7 Meter Hantui Banjarmasin di Awal Mei

AIR PASANG Hingga 2,7 Meter Hantui Banjarmasin di Awal Mei

SuarIndonesia – Warga Kota Banjarmasin mesti waspada, air pasang yang cukup tinggi diprediksi terjadi pada bulan depan. Tepatnya minggu pertama bulan Mei.

Kondisi itu diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Sungai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Hizbul Wathoni saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon. Senin (5/4/2021) siang.

Menurutnya, pada bulan Mei nanti, ketinggian pasang air bisa mencapai 2,4 sampai 2,7 meter. Terjadi sejak tanggal 1 hingga puncaknya yakni tanggal 6 Mei.

“Itu hanya dari pasang air laut saja, belum termasuk air dari curah hujan deras. Apalagi air kiriman. Makanya perlu diwaspadai,” ucapnya pada awak media.

Pria dengan sapaan Thony itu mengatakan, dari data telemetri sekarang ini, kenaikan air terjadi sekitar 2 meter itu, dinilainya tidak begitu tinggi. Dan yang menyebabkan ketinggian air saat ini, adalah air kiriman.

“Itu hasil dari pemantauan belum lama tadi,” tambahnya.

 

Bendungan

 

Namun berbeda dengan bulan Mei mendatang. Itu, menurutnya, murni dari pasang air. Bukan karena air kiriman. Ketinggian, sekali lagi diprediksi dari 2,4 meter sampai 2,7 meter.

“Padahal sebelumnya, kalau toh air pasang terjadi, tingginya hanya 2,1 sampai 2,4 meter saja,” tambahnya.

Untuk itu, ia pun berharap, saat ketinggian air terjadi pada bulan Mei nanti, tidak diiringi dengan curah hujan yang tinggi. Apalagi jika terjadi hujan di wilayah hulu dan airnya sampai ke Banjarmasin

Lantas, apakah sudah ada antisipasi yang dilakukan pihaknya? Terkait hal itu, Hizbul Wathony mengaku sudah menggalakkan kembali pasukan turbo untuk membersihkan saluran drainase, dan mengoptimalkan fungsi dari sungai-sungai kecil.

Pekerjaannya pun tidak hanya membersihkan sumbatan saja, tapi juga mengeruk lumpurnya. Itu, sudah jadwalkan alias dilakukan sejak awal Januari tadi.

Sementara itu. Tak dapat dipungkiri, akhir-akhir ini sejumlah kawasan diketahui mulai kembali tergenang. Menjawab hal itu, Hizbul Wathony beralasan bahwa yang menyebabkan hal itu adalah air kiriman dari arah hulu.

“Karena kalau dari data tinggi pasang hang biasanya terjadi di Kota Banjarmasin, tak sampai menggenang. Artinya, Sungai Martapura saat ini terpengaruh air kiriman,” urainya.

Hal itu sendiri terjadi, menurutnya karena beberapa hari ini daerah Kabupaten Banjar mulai kebanjiran lagi. Dan air, kini sudah turun mengisi Sungai Martapura.

“Kita sama-sama berharap semoga di hulu tidak hujan deras lagi,” tambahnya.

Ia membeberkan, wilayah yang perlu diwaspadai ada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan.

Untuk itu, pihaknya pun juga mengimbau agar yang tinggal di bantaran sungai perlu waspada. Dan kalau bisa, warga menurutnya mau bergotong royong.

“Misalnya, membersihkan sungai-sungai kecil. Karena kalau menunggu dari Dinas PUPR tentu memerlukan waktu yang lama untuk bisa ditangani sekaligus,” tutupnya. (SU)

 267 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: