56 SD di Banjarmasin Dapat DAK untuk Renovasi Rumbel

- Penulis

Rabu, 3 Juli 2019 - 21:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sebanyak 56 sekolah dasar (SD) di Kota Banjarmasin akan segera mendapatkan kucuran dana renovasi ruang belajar (rumbel) sekolah dari usulan dana alokoasi khusus (DAK) pemerintah pusat tahun 2019 sebesar Rp21 miliar.

Namun sebelumnya tahun 2017 Disdik Banjarmasin juga mendapatkan Rp2,3 miliar, 2018 lalu mendapatkan dana Rp6,5 miliar, dan pada 2019 meningkat tajam sebesar Rp21 miliar, kata Kabid Pendidikan Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Drs H Nuryadie kepada awak media, Rabu (03/07/2019).

Diharapkan, pada 2020 mendatang, disdik bisa berhasil menarik dan melaporkan dengan baik sehingga alokasi kucuran DAK bisa lebih meningkat lagi sebesar Rp56 miliar.

“DAK untuk perbaikan lokal atau ruangan SD dari tahun ke tahun selalu meningkat,” katanya.

Dipaparkannya, tahun ini memang sedang memasuki tahap pengerjakan sejumlah lokal atau ruangan kelas yang akan direhab dengan dana DAK. Namun pengucurannya bertahap dan tahap pertama Ro5,6 kemudian ada tahap dua dan tiga.

Baca Juga :   KORBAN MAFIA TANAH Bacakan Surat Terbuka untuk Kapolri

Pada tahun 2019 ini ada 56 sekolah yang mendesak diperbaik karena kondisinya memprihatinkan.“Dari 56 sekolah itu mimimal satu sekolah ada tiga sampai empat rombel yang rusak parah,” katanya.

Dikatakan, dengan perbaikan bangunan kelas melalui dana DAK ini diharapkan jumlah kerusakan bangunan SD di kota ini makin berkurang.

“Alhamdulillah, jumlah dana DAK yang diterima Banjarmasin untuk perbaikan lokal atau ruangan kelas SD dari tahun ke tahun makin meningkat,” kata Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin ini menyakinkan.

Dipaparkannya, dalam satu sekolah itu ada 12 rumble yang diusulkan perbaikan ke Kementerian Pendidikan di Jakarta melalui DAK. Disdik memprioritaskan perbaikan gedung sekolah pada era tahun 1975-an.

“Bangunan SD tahun 1975-an yang terbuat dari kayu cukup banyak dan kondisinya sangat memprihatikan,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca