2027, Bahasa Inggris Mata Pelajaran Wajib Murid SD

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Muti (Tengah) didampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal saat acara peresmian revitalisasi sekolah di Lombok Timur, Minggu (17/5/2026). (Foto: Antara/Akhyar Rosidi)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Muti (Tengah) didampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal saat acara peresmian revitalisasi sekolah di Lombok Timur, Minggu (17/5/2026). (Foto: Antara/Akhyar Rosidi)

SuarIndonesia — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mulai mengenalkan pelajaran Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib bagi pelajar di Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran 2027 mendatang.

“Mulai 2027 Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan di Sekolah Menengah Kejujuran Negeri (SMKN) 1 Sikur di Lombok Timur, Minggu (17/5/2026).

Ia mengatakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini tengah mempersiapkan berbagai aspek pendukung agar kebijakan tersebut dapat berjalan dengan baik.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris bagi para guru SD.

“Sekarang sedang kami siapkan bagaimana agar program itu dapat berjalan melalui pelatihan para guru SD dalam mata pelajaran Bahasa Inggris,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

Mendikdasmen mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21 sejak usia dini.

Baca Juga :   MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

“Dengan penguasaan Bahasa Inggris yang lebih awal, diharapkan siswa Indonesia mampu bersaing di kancah global,” kata Abdul Mu’ti, melansir dari Antara.

Mendikdasmen menegaskan bahwa persiapan sumber daya manusia, khususnya guru, menjadi prioritas utama sebelum kebijakan ini diberlakukan secara nasional.

“Pelatihan akan diberikan secara bertahap kepada guru-guru SD di seluruh Indonesia,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan revitalisasi dan digitalisasi bukan tujuan akhir, melainkan upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Karena itu Kemendikdasmen juga fokus pada peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan
KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus
BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung
2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:42

DITAHAN Polda Kalsel Nakhoda KM Virgo Transport 8, Setelah Ditetapkan Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:23

TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:44

MALAM INI, Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Korban KM Virgo Transport 8

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Selasa, 29 September 2026 - 22:54

SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 22:01

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca