Suarindonesia – Ustaz Fikri Haikal Zainuddin MZ mengisi ceramah kegiatan Halal Bihalal Pemprov Kalsel, Senin (10/6) di halaman Setdaprov Kalsel.
Di hadapan ribuan aparatur sipil negara (ASN), puteta dai kondang Zainuddin MZ ini menyampaikan pentingnya mengendalikan hawa nafsu.
Menurutnya, nafsu memang sudah melakat dalam diri manusia, dan tidak bisa dihilangkan. “Nafsu bukan dihilangkan, tapi dikendalikan,” pesannya.
Ia juga mengajak ASN lingkup pemprov untuk menjadi pegawai yang berinan mantab, bukan sekedar takut atasan, tapi juga takut dengan Tuhan.
“Kalau cuma takut atasan bahaya, ada Paman Birin (sapaan Gubernur Sahbirin Noor) kerjanya rajin. Kita sebulan lamanya dilatih puasa ramadan, iman hendaknya mengimbangi otak manusia,” urainya.
Disampaikannya, iman mampu mengendalikan hawa nafsu liar. Ia menyebut manusia merupakan mahluk yang komplek dan komplit, sebab dibekali otak untuk berpikir dan hati untuk merasa serta hawa nafsu.
Di situlah letak manusianya manusia. Berbeda dengan malaikat yang tidak dibekali nafsu. Sedangkan binatang, ujar Fikri, kebalikan dari manusia. Dibekali otak tapi tidak diberikan pikiran namun dibekali nafsu.
“Kalau kebaikan yang dilakukan manusia, maka naik derajatnya melebihi malaikan, kalau berbuat kejahatan tutun derajatnya bahkan lebih rendah dri binatang, ” katanya.
Haikal menyebut, lewat ibadah puasa manusia disuruh melatih mengendalikan hawa nafsu. sepanjang ramadan, ujarnya, jangankan yang haram yanh halal saja dilatih mengendalikan nafsu,
“Sebelum magrib segala hal yang halal kita mampu untuk menghindarinya.
Hawa nafsu ini yang menjadi kendaraan iblis untuk menggelincirkan manusia dari jalan Allah.
Manusia sering tergelincir karena seksuil dan materil, hendaknya pengendalian hawa nafsu bis kita lakukan menghafapi 11 bulan ke depan, ” ucapnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















