SuarIndonesia – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa terus berpacu dengan waktu.
Bahkan, Helikopter Dauphin AS 365 N3+ (HR-3601) dari Skuadron 400 Lanudal Juanda telah dikerahkan oleh Basarnas untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi korban.
Hingga Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 16.40 WITA, Basarnas mencatat sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut.
Dari jumlah itu, 97 orang dinyatakan selamat, sementara enam orang meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan enam korban meninggal dunia dievakuasi oleh dua kapal, yakni TB Mauhaw IX dan TB TCP.
“Dari data sementara, sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi. Sebanyak 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia,” jelas I Putu Sudayana.
Ia menjelaskan, TB Mauhaw IX berhasil mengevakuasi 16 orang. Dari jumlah tersebut, 15 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan satu orang meninggal dunia.
Sementara TB TCP mengevakuasi 38 orang, terdiri dari 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
Adapun MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang. Seluruh penumpang yang dievakuasi kapal tersebut dipastikan dalam kondisi selamat.
“Untuk 16 orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX, termasuk satu korban meninggal dunia, rencananya dibawa menuju Pelabuhan Tuban sesuai informasi dari nakhoda kapal,” jelasnya.
Sedangkan 87 orang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 Wita, Minggu, saat dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Kapal tersebut diketahui bertolak dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026).
Menyusul kejadian tersebut, Basarnas memperkuat operasi SAR dengan mengerahkan sejumlah unsur pencarian, baik melalui jalur laut maupun udara.
Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan untuk menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian dan menemukan korban lainnya.
Dengan total 243 orang berada di dalam kapal, masih terdapat 140 orang yang belum masuk dalam daftar korban yang berhasil dievakuasi.
Tim SAR gabungan pun terus berupaya menemukan dan mengevakuasi para penumpang yang masih belum diketahui keberadaannya.(YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















