SuarIndonesia – Keluarga korban KM Virgo Transport 8 berharap semua terselamatkan. Dan di tengah suasana duka dan penantian panjang, perhatian terhadap keluarga korban terus mengalir.
Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan dan Laut (KPL) Banjarmasin turun langsung memberikan dukungan kepada keluarga korban yang berada di Posko Pelayanan Pelabuhan Trisakti, Minggu (13/9/2026).
Sebanyak 200 roti dibagikan personel Polsek KPL Banjarmasin kepada keluarga korban.
Bantuan sederhana tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang masih menunggu kabar terkait keberadaan kerabat mereka.
Sejumlah personel tampak mendatangi langsung keluarga korban dan membagikan makanan.
Selain menjaga situasi tetap aman dan kondusif, polisi juga berupaya memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi penuh kekhawatiran.
Kapolsek KPL Banjarmasin Kompol Dr Muhammad Abdul Rauf melalui Panit Binmas Ipda Sunarmo mengatakan, kehadiran personel di lokasi tidak hanya sebatas menjalankan tugas pengamanan.
Menurutnya, polisi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya keluarga korban yang membutuhkan dukungan selama berada di posko.
“Selain menjalankan tugas pengamanan, kami juga berupaya memberikan pelayanan secara humanis dengan membantu memenuhi kebutuhan sederhana keluarga korban selama berada di lokasi,” ujar Sunarmo.
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga korban yang tengah menunggu proses pencarian dan evakuasi.
Sunarmo juga mengajak seluruh keluarga korban agar tetap kuat, sabar dan tabah menghadapi musibah yang terjadi pada KM Virgo Transport 8.
“Kami berharap keluarga korban tetap tabah dan sabar. Semoga seluruh proses pencarian dan evakuasi berjalan lancar serta memberikan hasil terbaik bagi keluarga,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi sementara dari Posko SAR Nasional KM Virgo Transport 8, sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi dari total 243 orang yang berada dalam pelayaran kapal tersebut dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Dari jumlah tersebut, 38 orang dievakuasi oleh TB TCP, 16 orang oleh TB Mauhan IX, 49 orang melalui MV Haida, serta 22 orang dievakuasi KM Cahaya Bahari Jaya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, dari 103 orang yang telah dievakuasi, satu orang dinyatakan meninggal dunia.
“Untuk update sementara, kita berhasil mengevakuasi sebanyak 103 orang. Dari 103 orang itu ada satu yang meninggal dunia,” ungkapnya.(YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















