SuarIndonesia – Sejumlah mahasiswa menggelar aksi menolak pengesahan UU TNI, di depan Gedung DPRD Kalsel, Jum’at (21/3/2025).
Massa mulai berdatangan sejak pukul 16.00 WIB. Massa aksi tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Se- Kalsel.
Dalam orasinya menyebutkan aksi yang dilakukan saat ini merupakan penolakan dari masyarakat Indonesia termasuk di Kalimantan Selatan.
“Kita menilai pengesahan RUU TNI yang tergesa gesa bukan untuk mewakili kepentingan masyarakat sipil. Pengesahan UU TNI malah semakin membuka peluang intervensi militer di dalam ranah sipil,” Ucapnya
“Lanjutnya menolak pengesahan undang undang ini, dan menuntut UU ini dibatalkan. Karena pengesahan ini hak sipil,”
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Kartoyo, yang menemui para mahasiswa menegaskan, komitmen lembaganya untuk menampung dan meneruskan semua tuntutan kepada pemerintah pusat.
“Kita memahami kekhawatiran dari masa aksi dan aspirasi ini akan disampaikan ke pusat, sedangkan mengenai keputusan berada di pusat,” Ujar Kartoyo.
Aksi berjalan damai, meski sempat terjadi saling dorong, hingga pukul 18.00 Wita.
Masa membubarkan diri dan berjanji aspirasi yang disampaikam akan terus dikawal hingga tuntutan mereka di penuhi. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















