TIGA SUMUR BOR Dihibahkan Pemprov Kalsel Kepada Masyarakat

TIGA SUMUR BOR Dihibahkan Pemprov Kalsel Kepada Masyarakat

Suarindonesia – Pada tahun ini di Provinsi Kalsel dibangun 35 sumur bor yang bersumber dari APBD dan APBN.

Dijelaskan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, Isharwanto, melalui Kabid Air Tanah, Ali Mustopa, pekerjaan sumur bor tersebut sudah dilaksanakan.

“32 sumur bor dibangun Badan Geologi dan 3 lainnya program Dinas ESDM melalui APBD provinsi,’’ kata Ali, Rabu (21/10/2020).

Menurut Ali, pada tahun sebelumnya sumur bor yang dibangun melalui APBD berjumlah 4.

Dalam lima tahun terakhir sekitar 20 sumur bor yang sudah dibangun.

“Tiga sumur bor yang dibangun tahun ini berada di Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah. Tapin yayasan pondok pesantren dan asrama anak yatim, HSS usulan pondok pesantren, dan Tapin usulan gabungan kelompok tani,’’ bebernya.

Ali membeberkan kedalaman sumur bor tidak merata tergantung kondisi geologi setempat.

Kedalaman penggalian antara 60 sampai 100 meter. Bahkan, tiga sumur bor yang selesai dilaksanakan kedalaman mencapai 120 meter.
Dikatakannya program sumur bor dilaksanakan berdasarkan usulan permohonan pembangunan dari masyarakat yang mendapatkan verifikasi dari kabupaten/kota setempat.

Permohonan diusulkan minimal satu tahun sebelum tahun anggaran dilaksanakan.

Berbeda dengan sumur bor yang dibiayai APBN. Program tersebut dilaksanakan atas usulan anggota DPR RI dari dapil daerah asal.(RW)

 142 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: