SuarIndonesia – Setelah dikabarkan ada terpapar virus Corona dilingkungan rumah rakyat, DPRD Kalsel melakukan tracking, hasilnya 11 orang dilaporkan terpapar virus asal china ini.
Ketua DPRD Kalsel H Supian HK membenarkan jumlah pegawai sekretariatnya yang terpapar virus corona.
“Yang terpapar dari petugas pengamanan, Kebersihan, Staf Fraksi dan satu anggota DPRD Kalsel,” ucapnya Rabu (28/7/2021).
Supian Hk juga menambah satu orang dari jumlah tersebut adalah petugas keamanan yang berdinas di rumah jabatanya.
Untuk staf dan pegawai yang terpapar Covid-19 Sekretariat sudah meminta mereka untuk melakukan Isolasi mandiri di tempat tinggal.
Adapun untuk kegiatan kedewanan pihaknya akan memaksimalkan melalui aplikasi zoom.
Terlebih dengan diterapkannya PPKM Level 4 di Kota Banjarmasin, maka kalangan legislatif dapat melakukan work from home (WFH) secara bergiliran.
Anggota DPRD Kalsel kini lebih banyak rapat melalui aplikasi. Salah satunya rapat paripurna penjelasan Gubernur yang baru-baru saja di laksanakan.
55 anggota dewan yang mengikuti rapat mesti hadir via online. Sementara yang datang ke kantor bergiliran. “Yang hadir di kantor ada 18 orang, sisanya via zoom,” ucap Supian.
Tak hanya itu, hal serupa juga diberlakukan untuk tamu yang berkunjung ke Kantor DPRD Kalsel,
“Sementara ini para anggota dewan tak akan menerima tamu dari luar atau melakukan kunjungan kerja ke zona dengan level IV,” imbuhnya
Aktivitas di sekretariatan Dewan sendiri Supian HK hanya minta para ASN dan pegawai lain lebih menjaga dan perketat protokol kesehatan, saat turun kerja.
Sebelumnya untuk melacak penyebaran, Sekretariat DPRD Kalsel sudah dua kali melakukan tes antigen.
Dari test itu lah kemudian ketahun jumlah orang yang terpapar dan di minta untuk kembali melakukan tes PCR. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















