Suarindonesia – Terkuak kasus MS alias Samson alias Isun (58) membunuh Mahdalena (48), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), karena ada hubungan khusus (pacaran).
Sedangkan anak korban bernama Siti Mahmudah (18), kondisinya kii sudah mulai sadar setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens, melalui Kanit Reskrim, Iptu Sudirno SH, Kamis (3/7/2025), membenarkan bahwa anak korban sudah dilakukan operasi, dan masih menjalani perawatan medis.
Dari hasil pemeriksaan terungkap, tersangka warga Jalan warga Jalan Antasan bondan RT. 16 RW 01 Banjarmasin Selatan, menngaku mendapat amanat dari suami korban sebelum meninggal dunia.
Amanat tersebut yaitu bahwa tersangka disuruh menjagakan korban warga Jalan Tembus Mantuil RT. 24 RW. 02 tepatnya depan Komplek Berkat Rahmat Banjarmasin Selatan, bersama anaknya.
Berselang beberapa waktu meninggal tersangka mencoba mendekati korban dan anak-anaknya.
Sampai keduanya diduga menjalin kekasih seperti orang berpacaran.
Selain itu juga korban sering dijemput menantunya untuk diajak ke Banjarbaru.
Tak sengaja tersangka sering melihat korban diantar orang lain yang tidak dikenalnya.
Disitulah nulai ada kecemburuan .
Dimana puncaknya terjadi pada Selasa (1/7/2025), pertengkaran di rumah korban, pada saat itu tersangka sedang menunggu di depan rumah korban.
Setelah korban beserta dengan anaknya datang, kemudia korban masuk ke dalam rumah sambil bersih- bersih rumah.
Anaknya pulang bersama dengan menantunya, kemudian tersangka menghampiri anak-anak korban yakni Noriska dan. Siti Mahmudah (18), (jadi korban)
Selain itu korban sempat mengatakan kepada mereka berdua untuk masuk ke dalam kamar karena ingin mengobrol dengan ibunya.
Namun, kedua anak korban tidak mau, karena Noriska mendengar ibunya sama tersangkan sedang adu mulut.
Saat mau membereskan cucian perlengkapan maka langsung disekap lehernya oleh tersangka sembari mengeluarkan pisau dan ditikamkan.
Melihat kejadian tersebut kedua anak korban melerai dengan cara mendorong tersangka, namun lagi mndatangi korban menusukkan pisau tersebut berulang kali.
Selanjutnya Noriska mencekik leher tersangka dan kakaknya juga yang berusaha melerai kena tikam.
Kemudian pelaku meninggalkan korban hingga akhirnya diamankan Polisi. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















