TEGA si Anak Mengaku Diculik Minta Tebusan Rp 100 Juta Diringkus Anggota Resmob Polda Kalsel 

- Penulis

Sabtu, 15 Juni 2019 - 02:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dasar dan bisa diilai wah keterlaluan. Sudah dibesarkan, dididik, malah tega kerjai orangtuanya sendiri.

Si anak yang masih tingkatan bersekolah di SD ini tega dan sudah bisa main ancam, berbohong dengan mengaku diculik, minta tebusan Rp100 juta dan jika tidak dirinya akan tewas.

Itu melalui SMS pesan singkat dan telpon langsung kepada sang orang tuanya, dan akhirnya modus itu dibongkar anggota Resmob Polda Kalsel, Jumat  malam (14/6).

Setidaknya, ada dua orang anak digiring ke Mako Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalsel.

Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Sofyan Hidayat melalui Kasubdit 3 Jatanras AKBP Afebrianto W, membenarkan diamankanya dua anak itu.

Itu tak lain awalnya terkait dugaan kasus penculikan yang dilaporkan orang tuanya ke Mapolda Kalsel, sekitar dua hari lalu.

Malam itu, anggota di lapangan di bawah komando Kasubdit 3 Jatanras AKBP Afebrianto W dan di lapangan dipimpin Kanit Resmob Iptu Pol Joni Arief, mengamankan dua anak berinisial AR (mengaku diculik) dan HD (temannya), warga Banjarmasin Barat.

Dari keterangan, mereka diamankan saat berada di kawasan Subarjo Tamban Kabupaten Barito Kuala (Batola), tepatnya di rumah bibinya HD bernama Rabiyatul Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Masalah adanya ancaman itu sendiri, dilaporkan ayahnya AR bernama M Heri Yadi (50).

Baca Juga :   PELACAKAN dari Pengungkapan Sabu Hampir Satu Kilogram, Pengendali Jaringan Aceh Diringkus Polda Kalsel

Sewaktu itu ayahnya melaporkan peristiwa dugaan penculikan Rabu (12/6) pagi, sekitar pukul 10.00 WITA.

Dimana waktu itu anak-anak masih dalam suasana liburan sekolah, dan AR pamit kepada adiknya untuk bermain sepak bola.

AR dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Skydrive Nomor Polisi DA 6402 JD.

Namun AR tak kunjung pulang kerumah sampai malam harinya, keesokan harinya Kamis (13/6), orang tuanya melakukan pencarian ke rumah temannya hingga keluarga.

Bahkan, melakukan pencarian ke rumah sakit yang ada di Kota Banjarmasin, untuk mengetahui secara pasti keberadaan anaknya dan takutnya kecelakaan.

Selanjutnya si ayah AR mendapat telpon dari seluler anaknya dengan suara berbeda sambil mengancam ingin membunuh AR, kalau tidak diberi uang tebusan sebanyak Rp100 juta, sehingga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Kalsel.

Mendapat laporan tersebut sejumlah anggota langsung bergerak melakukan pencarian terhadap para pelaku penculikan.

Ternyata saat dilakukan penangkapan di rumah bibinya itu, adalah

dua anak dan merekalah yang melakukan pengancaman yaitu AR dan HD

Yakni korban sekaligus dalam otak pemerasan ini, dan keduanya digiring untuk dilakukan pemeriksana lebih lanjut. (DO/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca