TARIK Partisipasi Pemilih, Bangunan Sekolah pun Digunakan

TARIK Partisipasi Pemilih, Bangunan Sekolah pun Digunakan

SuarIndonesia – Guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam perhelatan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin tahun 2020, Petugas Pemungutan Suara (PPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 09 Kelurahan Basirih Selatan memanfaatkan fasilitas pendidikan sebagai TPS.

Yakni gedung sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Kenari yang berlokasi di Jalan Kenari II, RT 09, Perumnas Bumi Lingkar Basirih, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Ketua KPPS TPS 09, Putri Rita Andriyani menjelaskan, penggunaan fasilitas pendidikan tersebut tidak lain agar masyarakat setempat yang sudah teregister sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) bisa dengan mudah mencari lokasi untuk memberikan hak suaranya.

“Selain tempatnya yang sudah dikenali warga, lokasinya yang mudah dijangkau juga menjadi alasan kami memilih sekolah ini sebagai tempat pemilihan,” ucapnya di sela proses pencoblosan, Rabu (28/04/2021) siang.

Ia membeberkan bahwa fasilitas pendidikan yang berada di tengah komplek perumahan masyarakat ini memang menjadi tempat langganan pemungutan suara.

“Sudah dari dulu jika ada pemilihan menggunakan tempat ini. Apalagi sudah dikenal warga sekitar lokasinya,” ungkap wanita berusia 28 tahun itu.

 

Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin tahun 2020
Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin tahun 2020

 

Lantas bagaimana dengan partisipasi pemilih di wilayahnya, ia membeberkan bahwa pada pelaksanaan PSU kali ini tingkat persentase keikutsertaan pemilih lebih tinggi dibandingkan Pilkada serentak pada 9 Desember lalu.

“Ada peningkatan dari 9 Desember lalu. Hanya saja tidak terlalu signifikan. Sampai ditutup pelaksanaan PSU ini ada 248 warga yang datang ke TPS dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 342 orang,” pungkasnya.

Sementara itu, Rini (37) Salah seorang pemilih mengaku, tidak mempermasalahkan harus memilih dua kali karena adanya PSU. Bahkan Ia rela jauh-jauh datang dari Pemangkih Laut, Kabupaten Banjar untuk ikut memberikan hak pilihnya.

“Saya tidak masalah mau berapa kali pemilihan. Makanya bela-belain datang jauh dari rumah, karena domisili masih di sini (Basirih Selatan). Jadi agak sedikit kesiangan datangnya,” ucap Ibu Rumah Tangga tersebut.

Ia berharap, siapa pun pemimpin yang nantinya terpilih bisa lebih memikirkan nasib warganya. Apalagi di suasana pandemi Covid-19 ini, segala keperluan serba susah.

“Semoga yang terpilih baik pemimpinnya. Apalagi suasana Covid-19 seperti ini,” pungkas wanita berusia 37 tahun itu. (SU)

 217 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: