TALI TAMBANG Digunakan Seorang Petani Menjerat Lehernya Hingga Tewas

- Penulis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 00:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tali tambang ukuran kecil digunakan seorang petani untuk jerat lehernya hingga tewas.

Korban berinisial Mi (30),i warga Desa Mangkupum Kecamatan Muara Uya, Tabalong ini ditemukan gantung diri di jembatan Desa Mangkupum pada Senin (16/8/2021) malami.

Penemuan jasad diduga bunuh diri dengan cara gantung dir geerkan warga sekitar dan polisi, hingga Selasa (17/8/2021) masih melakukan penyelidikan.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin,  melalui Kasi Humas, Iptu Mujiono dan Kapolsek Muara Uya, Iptu Suwito, membenarkan adanya peristiwa.

“semenrtara murni gantung dirti, namun terus dihimpun data dan penyelidikan,” tambah Kapolsek.

Awalnya disebut, anggota Polsek mendapat kabar dari Kades Mangkupum soal orang gantung diri di jembatan.

Anggota Polsek bersama Tim Inafis Polres Tabalong melakukan olah TKP.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Muara Uya untuk dilakukan visum.

“Dari keterangan medis tidak ada tanda – tanda kekerasan, yang ada bekas jeratan tali,” tambah Iptu Mujiono.

Pihak keluarga hanya minta divisu luar saja, yang kemudian jenazah dibawa ke rumah duka, kemudian dimakamkan.

Baca Juga :   DIDUKUNG Fraksi PAN Perubahan APBD Balangan 2026

Dari beberapa informasi berawal dari sopir truk yang melintas di bawah jembatan gantung melihat sesuatu yang menggantung.

Ia menghentikan mobilnya tepat di depan pondok warga setempat.

Sopir bersama penumpangnya dan juga warga setempat mendatangi untuk memastikan sesuatu yang tergantung di bawah jembatan gantung itu manusia atau boneka.

Ternyata seorang pria yang tergantung  dengan menggunakan seutas tali tambang kecil yang terikat pada lehernya dan disangkutkan ke jembatan gantung.

Keterangan lain dari warga, pagi sebelum kejadian, korban masih melakukan aktifitas seperti biasa dan sekitar pukul  23.00 WITA, kabar ditemukan gantung diri. (ZI)

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01