“Tahun Ini Api yang Dikepung”

- Penulis

Rabu, 9 Januari 2019 - 01:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Suarindonesia –  Sepanjang tahun 2018 silam, terjadi 946 kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan 727 titik panas (hotspot).

Terkait karhutla ini menjadi sorotan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

Dalam beberapa kesempatan, ia menyebut karhutla mempengaruhi banyak hal.

Mulai dari kesehatan sampai dengan perekonomian. “Berapa banyak penerbangan yang tertunda karena karhutla, tentu itu merugikan banyak pihak,’’ ujarnya.

Sahbirin menyebut, mengatasi karhutla menjadi PR bersama.

Ia menghendaki, jika sebelumnya Kalsel masih dikepung api, maka tahun ini api yang dikepung.

“Saya yakin kita sebagai manusia makhluk yang berakal, api bukan makhluk yang berakal jadi seharusnya yang mengepung api.

Kecuali mahluk yang berakal membakarnya ini perlu diawasi, semua harus berperan aktif mengatasi karhutla,’’ ujarnya.

Untuk mengatasi karhutla, pria yang akrab disapa Paman Birin ini mengarahkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov untuk menganggarkan satu mesin pemadam api.

Baca Juga :   BRIMOB tidak Hanya Melaksanakan Tufoksi, Ada Tambahan Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo

Masin itu, ujarnya, bisa digunakan jika terjadi kebakaran di sekitar kantor yang bersangkutan, sehingga tidak perlu menunggu petugas pemadam datang.

“Saya minta setiap SKPD memiliki mesin dan regu pemadam sendiri.

Boleh dianggarkan, tetapi yang penting jangan dikorupsi, dan harga mesin dan perlengkapan hanya Rp5 juta, saya pikir itu bisa dianggarkan,’’ beber Paman Birin.

Ia menambahkan, jika pemprov ada 50 SKPD maka akan ada 50 mesin dan 50 regu pemadam.

Menurutnya, pemadaman dibantu helikopter tidaklah membanggakan, sebab memerlukan biaya yang tak sedikit.

“Kalau lahan tidak dibiarkan tidur dan digarap dengan baik, maka tidak akan terbakar.

Untuk itu kelola lahan dan manfaatkan lahan tidur, sehingga tidak terbakar,’’ pesannya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca