Syarat Tak Lengkap, Lelang Proyek Siring RK Ilir Diulang

Syarat Tak Lengkap, Lelang Proyek Siring RK Ilir Diulang

Suarindonesia – Menyusul pelaksanaan lelang pekerjaan siring RK Ilir dengan terpaksa harus dulang. Pasalnya, dari tiga peserta lelang pelaksanaan proyek senilai Rp13,2 M terpaksa tak lulus karena pelaksaannya tak memenuhi syarat.

“Baru saja dapat kabar pagi tadi (kemarin) dari ULP LPSE Banjarmasin, bahwa tak ada pemenang lelang untuk lanjutan pekerjaan siring tersebut,” beber Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Banjarmasin, Ir Hizbul Wathony, Selasa (28/05/2019).

Bahkan dari awal pelaksanaan lelang tersebut dari tiga perusahaan penawar setelah dikaji tak melampirkan kelangkapan aturan baru yang keluar dari pemerintah pusat sehingga pihak pokja tak bisa menentukan pemenang lelang dan harus ditunda.

Dikatakan Thoni, ketiga penawar dinyatakan tak bisa memenuhi syarat teknis dikarenakan persoalan kelengkapan dokuman tak diperpanjangnya sertifikat badan usaha (SBU) dari lembaga resmi. “Besok (hari ini) kami surat lagi ULP untuk dilelang kembali,” ujarnya.

Ia berharap lelang ulang nanti, pemenangnya akan ada pemenangnya. Masalahnya, ada salah satu kontraktor yang syaratnya gugur karena tak diperpanjang Surat Badan Usaha dengan adanya lelang ulang.

“Peserta bisa secepatnya memperpanjang. Sehingga lelang segera didapat pemenangnya,” harapnya.

Kendati gagal lelang, pihaknya meyakini pekerjaan tak akan terhambat bahkan tak sampai lewat tahun anggaran. Toni memberi contoh saat membangun siring di depan SwissBell Hotel tahun lalu.

Kala itu sebutnya, dengan panjang 150 meter. Terkontrak pada akhir Juli dan selesai. Namun, siring RK Iliri lanjutan ini lebih panjang, yakni 190 meter. “Kalau dibandingkan tahun lalu, ada 40 meter yang harus kami genjot agar bisa selesai akhir tahun,” ujarnya.

Keoptimisan pekerjaan bisa rampung sebelum akhir tahun dikarenakan, pekerjaan teknis tak serumit di depan SwissBell Hotel tahun lalu. Salah satunya soal alat yang tak menggunakan halaman hotel. “Kawasan lanjutan ini tak menggunakan lahan orang. Jadi lebih ringan,” Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Banjarmasin, Ir Hizbul Wathony.(SU)

 297 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: