SUMMIT NASIONAL Media Massa Hadirkan Dahlan Iskan di HPN 2025 Kalsel

- Penulis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalsel, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Summit Nasional Media Massa mengangkat tema Media Sustainability Di Era Kecerdasan Buatan, Media Massa Menjawab Tantangan Disrupsi Teknologi dan Rangkaian Perubahan Besar Yang Mengikutinya,  di Hotel Aria Barito Banjarmasin,  Sabtu (8/2/2025).

Sejumlah tokoh Pers nasional menjadi narasumber dalam diskusi yang dimanfaatkan ratusan peserta untuk menggali dan bertukar fikiran terkait banyak hal yang saat ini tengah dihadapi Media Massa, khususnya perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Dipandu moderator berpengalaman Christina Chelsia Chan yang juga Dosen Hukum Media UNIKA Atma Jaya, kegiatan kali ini menghadirkan empat narasumber antara lain, M. Royan Pemimpin B. Post, Primo Rizky Head Of Group WIR, DR Suprapto Ketua Komite TJPDMJB dan tokoh Pers Nasional Dahlan Iskan yang juga Pendiri Disway.

Dihadapan peserta, Pemimpin Banjarmasin Post M Royan menceritakan perjalanan salah satu media cetak ternama di Kalsel yakni Banjarmasin Post.

Menurut Royan, tantangan saat ini dimana media cetak harus tetap bertahan dan tetap hadir sebagai media mainstream lokal di Kalsel.

“Kita tetap harus fight dengan tantangan zaman. kemajuan teknologi kita jadikan sebagai sarana yang harus kita adaptasi,” terangnya.

Di tengah gempuran teknologi, Royan mengakui adanya penurunan oplah media konvensional.

Namun hal itu menjadi tantangan besar seperti Artificial Intelligence (AI) yang terus berkembang dengan cepat.

“Kita tidak perlu takut dengan AI. Cetak boleh turun tapi tetap tidak hilang,” ucapnya.

Baca Juga :   KANTOR PLN UP3 Banjarmasin "Digeruduk" Massa Aliansi Pemuda

Sementara itu, Tokoh Pers Nasional Dahlan Iskan menilai ada atau tanpa AI media tetap harus hidup.

Namun ada beberapa hal menurutnya yang perlu diperhatikan oleh media karena saat ini ada beberapa perubahan yang harus dilakukan antara lain dampak penyakit media sosial (medsos) yaitu tulisan pendek membuat orang berfikir dangkal.

Selanjutnya diterangkan Dahlan Iskan apakah tulisan wartawan masih relevan dengan masyarakat, apa makna tulisan untuk kepentingan umum. Sekarang untuk kepentingan pribadi.

“Wartawan gak boleh lagi nulis panjang. Selanjutnya dulu wartawan nulis untuk kepentingan umum.

Sekarang tulisan anda untuk kepentingan pribadi lebih menonjol. Terakhir apakah anda bisa cari uang,” jelasnya.

Lebih jauh Dahlan Iskan mengatakan, di era flat form digital saat ini yang terpenting adalah kita harus bisa cari uang.

“Saat ini kecendrungan kawan-kawan Wartawan tidak mau lagi bekerja untuk perusahaan Media. Namun lebih tertantang bekerja di perusahaan Media sendiri,” pungkasnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
PENCARIAN Korban Kapal Virgo Transport 8 Maksimalkan Kamera Robot Bawah Air
SEJUMLAH Keluarga Korban KM Virgo Mendengarkan Ceramah dari H Mulkani Al-Banjari
UPDATE Tiga Jenazah Lagi Dievakuasi dari KM Virgo Menuju Banjarmasin dan Ratusan Barang Ditemukan
KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54

LONJAKAN ISPA di Kobar Capai 14 Ribu Kasus

Jumat, 18 September 2026 - 21:18

KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 September 2026 - 21:42

PERAIRAN KALTENG: Waspada! Angin Kencang-Gelombang Tinggi

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 21:10

KASUS KORUPSI ATR/BPN: KPK Geledah Ruangan 3 Dirjen dan Sita Dokumen

Kamis, 17 September 2026 - 20:19

KAPOLRI Diperintahkan “All Out” Cek Unsur Pidana Pelaku Karhutla

Berita Terbaru

Kabut asap, Jumat (18/9/2026) sore di Pangkalan Bun. (Sigit Pamungkas)

Kalteng

LONJAKAN ISPA di Kobar Capai 14 Ribu Kasus

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca