Sultan ‘Kulunowun’ pada Bupati Batola

- Penulis

Senin, 29 Oktober 2018 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan Haji Khairul Saleh (kiri berbaju batik) sempat bertemu dan bersalaman dengan Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, usai menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.(foto: Rachman/suarindonesia.com)

Suarindonesia – Sultan Banjar Haji Khairul Saleh mengungkapkan keprihatinan dan kepedulian terhadap terjadinya musibah kebakaran di dua desa di Kabupaten Batola.

Kepedulian dan rasa empati diberikan dalam bentuk memberikan bantuan. Menyusul bantuan diberikan kepada korban kebakaran di Desa Simpang Arja Kecamatan Rantau Badauh, kali ini terhadap korban kebakaran di Desa Pendalaman Kecamatan Barambai.

Namun sebelum mengunjungi korban kebakaran, Senin (29-10-2018), Sultan Banjar ‘kulunowun’ atau permisi memasuki wilayah Batola dengan Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, di Kantor Bupati Batola di Marabahan.

Bekerjasama dengan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) Wilayah 03 Batola yang dikomandoi Gajali Rahman dan Kepala Desa Pendalaman Kecamatan Barambai Jaini, Sultan memberikan bantuan kepada para korban musibah kebakaran. “Segala peralatan dan tenda sudah kami siapkan,” kata Ketua RAPI Wilayah 03 Batola.

Sultan Banjar memberikan bantuan sekadarnya untuk meringankan korban kebakaran. Sementara RAPI Wilayah 03 Batola memberikan bantuan pakaian layak pakai sebanyak 7 karung.

Selang beberapa saat kemudian, datang juga Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, bersama Ibu-Ibu PKK juga memberikan bantuan.

Baca Juga :   ULM Ungkap Kondisi Satu Korban Selamat dari Laka Maut Rombongan KKN

Sekadar diketahui musibah kebakaran di Desa Pendalaman Kecamatan Rantau Badauh terjadi Sabtu (27-10-2018) pukul 07.30 WITA menghanguskan lima buah rumah yang dihuni 6 kepala keluarga (KK).

Api yang berawal dari rumah kosong cepat menjalar ke rumah tetangga hanya dalam waktu 15 menit menghanguskan lima buah. Warga setempat dibantu siswa Aliyah Negeri 1 Barambai bahu membahu berusaha memadamkan api.

Pasalnya, warga laki-laki dewasa kebanyakan sudah pergi ke sawah. Namun Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) berdatangan dari Marabahan dan berbagai kecamatan hingga berjumlah 8 BPK.

Penyebab diduga berasal darikorsleting listrik. Kerugian diperkirakab ratusan juta rupah, termasuk di antaranya sekitar 500 blej padi.

Bantuan datang dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru