SOSOK Sarijan yang Tewas Penggerebekan Kasus Narkoba, Jenazah Rencana Diotopsi dan Anggota Diperiksa

- Penulis

Selasa, 18 Januari 2022 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Ternyata inilah sosok si Kakek Sarijan yang Tewas penggerebekan kasus narkoba.

Sarijan (60), adalah asal Teluk Tiram saat penggerebekan, ada di wilayah hukum Polres Banjar.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i mengatakan, Sarijan merupakan terduga pengedar narkoba yang sudah menjadi target penangkapan polisi.

“Namanya tak hanya terdaftar di Polres Banjar, tapi juga di sejumlah wilayah lain.

Ada juga LP (Laporan) di Polresta Banjarmasin, di Polsek Banjamasin Tengah juga ada laporannya.

Pada intinya ada beberapa kasus yang sama,” ujarnya pada saat konferensi pers, Selasa (18/1/2022).

Ia membenarkan, bawha Sat Resnarkoba Polres Banjar ada mengelar operasi penangkapan di Desa Pemangkih Baru, Kabupaten Banjar pada Kamis dinihari (29 Desember 2021) .

“Dilakukan semua itum karena indikasinya, sering transaksi di rumah korban sehingga dilakukan penangkapan,” jelasnya.

Ditanya soal  Sarijan tak melakukan perlawanan saat akan ditangkap seperti yang diungkapkan pihak keluarga ?.

Kabid Humas mengungkapkan bahwa saat akan ditangkap polisi, korban memang melawan dengan s enjatabtajam dan anggoya mengambil tindakan tegas.

“Saat itu ada dua pisau, terduga pelaku mau mengambil pisau panjang, sejenis pedang. Disitulah terjadi pergumulan,” ujarnya lagi.

Baca Juga :   INSIDEN di Perairan Alalak, Antena Kapal MV Harima Mengenai Kabel Listrik

Selain itu, menepis pernyataan bahwa saat pengerebekan tak ada barang bukti yang ditemukan.

“Ada kok ditumukan alat hisap sabu dan pisau,” bebernya.

Ditanya lagi SOP penangkapan. Apakah benar saat itu petugas tak mengantongi surat penangkapan seperti dituduhkan keluarga korban?.

Kabid sebut itu akan terungkap dalam pemeriksaan Bid Propam Polda Kalsel.

“Dimana rencana hari ini ada sekitar enam oknum polisi yang dipanggil.

Kalau nanti ada ditemukan ada indikasi anggota salah, kita akan proses dan tindak tegas. Ini perintah Kapolda langsung,” ujarnya.

 

Selain itu, Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga Sarijan, guna rencana otopsi jika itu memang diperlukan.

“Jadi kita tunggu perkembangan dari Bidpropam. Jika memang ada kelalaian dari anggota akan ditindak tegas,” jelasnya. (ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru