SOSOK Sarijan yang Tewas Penggerebekan Kasus Narkoba, Jenazah Rencana Diotopsi dan Anggota Diperiksa

Bagikan :
SOSOK Sarijan yang Tewas Penggerebekan Kasus Narkoba, Jenazah Rencana Diotopsi dan Anggota Diperiksa

SuarIndonesia – Ternyata inilah sosok si Kakek Sarijan yang Tewas penggerebekan kasus narkoba.

Sarijan (60), adalah asal Teluk Tiram saat penggerebekan, ada di wilayah hukum Polres Banjar.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i mengatakan, Sarijan merupakan terduga pengedar narkoba yang sudah menjadi target penangkapan polisi.

“Namanya tak hanya terdaftar di Polres Banjar, tapi juga di sejumlah wilayah lain.

Ada juga LP (Laporan) di Polresta Banjarmasin, di Polsek Banjamasin Tengah juga ada laporannya.

Pada intinya ada beberapa kasus yang sama,” ujarnya pada saat konferensi pers, Selasa (18/1/2022).

Ia membenarkan, bawha Sat Resnarkoba Polres Banjar ada mengelar operasi penangkapan di Desa Pemangkih Baru, Kabupaten Banjar pada Kamis dinihari (29 Desember 2021) .

“Dilakukan semua itum karena indikasinya, sering transaksi di rumah korban sehingga dilakukan penangkapan,” jelasnya.

Ditanya soalĀ  Sarijan tak melakukan perlawanan saat akan ditangkap seperti yang diungkapkan pihak keluarga ?.

Kabid Humas mengungkapkan bahwa saat akan ditangkap polisi, korban memang melawan dengan s enjatabtajam dan anggoya mengambil tindakan tegas.

“Saat itu ada dua pisau, terduga pelaku mau mengambil pisau panjang, sejenis pedang. Disitulah terjadi pergumulan,” ujarnya lagi.

Selain itu, menepis pernyataan bahwa saat pengerebekan tak ada barang bukti yang ditemukan.

“Ada kok ditumukan alat hisap sabu dan pisau,” bebernya.

Ditanya lagi SOP penangkapan. Apakah benar saat itu petugas tak mengantongi surat penangkapan seperti dituduhkan keluarga korban?.

Kabid sebut itu akan terungkap dalam pemeriksaan Bid Propam Polda Kalsel.

“Dimana rencana hari ini ada sekitar enam oknum polisi yang dipanggil.

Kalau nanti ada ditemukan ada indikasi anggota salah, kita akan proses dan tindak tegas. Ini perintah Kapolda langsung,” ujarnya.

 

Selain itu, Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga Sarijan, guna rencana otopsi jika itu memang diperlukan.

“Jadi kita tunggu perkembangan dari Bidpropam. Jika memang ada kelalaian dari anggota akan ditindak tegas,” jelasnya. (ZI)

 

 

 426 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.