SuarIndonesia – Terdapat dua tujuan utama yang coba disinergikan melalui momentum peringatan, yakni tujuan demokrasi dan tujuan kesejahteraan.
“Otonomi daerah dilalui dengam beragam dinamika sistem pemerintahan, proses Desentralisasi (pelimpahan wewenang) yang dirasakan ini merupakan bagian dari distribusi kekuasaan pusat kepada daerah sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014,” kata Walijota Banjarmasin, H Ibnu Sina.
Ini pada ketika Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII Tahun 2023 dengan tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul” berlangsung di Lapangan Taman Kamboja, Banjarmasin, Sabtu (29/4/2023).
Untuk itu, H Ibnu Sina ingin agar kinerja pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kota Banjarmasin dapat meningkat guna mencapai tata kelola pemerintahan yang baik (Good-Governance) lewat beragam inovasi yang berorientasi pada kepentingan publik.
“Peringatan ini harus menyadarkan kita bahwa masyarakat adalah fokus pembangunan, kesejahteraan rakyat menjadi perhatian serta pelayanan publik adalah misi utama dari hadirnya pemda (Kota Banjarmasin) yang dikoordinir secara efektif efisien dan ekonomis,” jelasnya lagi.
“Semata-mata agar sistem pemerintahan daerah maupun pelayanan terhadap masyarakat dapat terpenuhi dan dikelola dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Tak lupa imengingatkan soal motto pelayanan Kota Banjarmasin yang terus menjadi pegangan dalam mewujudkan visi misi Banjarmasin Baiman dan Lebih Bermartabat.
“Terpenting adalah pemda itu tugasnya melayani warga, kalo bisa dipercepat jangan diperlambat,
kaalau bisa dipermudah jangan dipersulit, bisa selesai hari ini jangan ditunda-tunda sampai besok,
Intinya masyarakat harus menjadi fokus pelayanan sebagai wujud dari otonomi daerah yang bersih dan berwibawa,” tegasnya.(*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















