MELAHIRKAN DI WC, Kemudian Bayinya Dibekap dan Dilempar ke Samping Rumah

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bayi berjenis perempuan sempat menghirup udara dunia,  sesaat sebelum dibekap sang ibu, Zh.

Bayi dengan berat 2,65 kg dengan tinggi 50 cm di lahirkan pada selasa (23/7/2024) sekitar pukul 18.30 WITA.

Berdasarkan keterangan Zh kepada pihak penyidik, ia melahirkan bayi di ruangan WC rumahnya, dimana saat itu yang ada di rumah hanya ibunya dan ayahnya sedang pergi memancing.

“Setelah dia melahirkan, bayi tersebut nangis maka langsung dibekapnya menggunakan tangan dan setelah tidak ada suara lagi baru dilemparnya ke samping rumah melalui lubang atap kamar mandi hingga jatuh ke bawah mengenai kayu di genangan samping rumah,” jelas Kasat kepada awak media, Kamis (25/7/2024).

Diketahui, Zh melakukan semua proses persalinan bayi itu secara mandiri berdasarkan riwayat pencariannya di handphonenya.

“Selesai membuang bayinya, kemudian  mencuci semua darah yang ada di pakaiannya dan msnbersihkan kamar mandi,” jelas Eru.

Setelah mengetahui kebenaran dari kasus tersebut, petugas kembali menggali siapa ayah dari bayin, yang di kandung Zh,a  mengaku dihamili oleh pacarnya yang bernama RD.

“Selanjutnya kita lakukan penangkapan terhadap RD saat ada di sekolahnya,” ucapnya.

Dari hasil visum terhadap jenazah bayi tersebut di Rumah Sakit Ulin, terungkap bahwa bayi lahir dengan normal dan hidup namun karena dibekap dan dilempar si bayi tersebut meninggal.

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

“Bayi tersebut mengalami luka cakar di hidung dan mulut karena dibekap dengan tangan serta benturan di kepala karena terkena kayu saat di lempar ke samping rumah,”ujarnya.

Diketahui, ZA dan RD ini berpacaran sudah sejak bulan September 2023 dan pertama kali melakukan hubungan badan sejak Oktober 2023 karena berjanji akan bertanggungjawab jika hamil.

“Perbuatan tersebut sudah dilakukan berulang kali dan rata rata di ruang tamu rumah si cewek, hingga akhirnya kejadian keduanya sepakat untuk menggugurkan,” katanya.

Kembali kasat mengungkapkan, saat ini untuk RD kita tahan dan ZA sedang dirawat di rumah sakit.(YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca