Sereh Wangi di Lahan Seluas 5 Hektare Desa Sungai Pasir Dipanen

- Penulis

Senin, 24 Juni 2019 - 01:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sereh Wangi di lahan seluas 5 hektare di Desa Sungai Pasir Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru Kaliamntan Selatan, dipanen perdana.

Kepala BPHP Wilayah IX Banjarbaru, Safrudin mengatakan, dalam pengelolaan KPH ada beberapa indikator yang menjadi target dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Selain berkurangnya deforestasi, juga jumlah unit usaha yang dikembangkan di hutan produksi, guna peningkatan pendapatan masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan Sereh Wang

Budidaya Sereh Wangi merupakan yang pertama dilakukan di Kalimantan Selatan. Dimulai pada akhir tahun 2018 di lima kabupaten.

Tanaman ini adalah bahan baku penghasil minyak atsiri yang bernilai ekonomis cukup tinggi, prospek pasarnya sangat menjanjikan.

Saat ini, sudah disepakati kerjasama dengan PT Pemalang Agro Wangi. Perusahaan bersedia untuk membeli hasil produksi minyak atsiri Sereh Wangi yang diproduksi Kelompok Tani Hutan (KTH) dari Kalsel.

Nilai ekonomis Serah Wangi, setiap 4 hektare, yang dipanen akan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp15 juta per bulannya.

Melihat potensi yang cukup besar, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menginginkan Serah Wangi menjadi komoditas ekspor.

Hal itu ia sampaikan melalui Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq.

“Gubernur Paman Birin meminta agar Sereh Wangi dapat menjadi komoditas ekspor untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah,” tutur Hanif.

Paman Birin, lanjut Hanif, juga telah memberikan arahan kepada semua pemegang izin yang berkaitan dengan kehutanan dan perkebunan.

Untuk mendukung semua program pemerintah provinsi melalui kegiatan-kegiatan yang bermuara kepada perbaikan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :   PUTRI Haji Muhidin Turut Sosialisasikan Program yang Digagas Ayahnya

“Sereh Wangi ini merupakan komoditas baru yang dikembangkan sebagai sumber peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat atau kelompok tani di sekitar dan dalam kawasan hutan,” ujarnya.

Sementara, Bupati Kotabaru diwakili Kepala Dinas Tanaman Hortikultura, Ahmad Asbili mengatakan, tanaman Sereh Wangi sangat pontensial untuk terus dikembangkan.

“Kami sangat senang dan mendukung penuh budidaya Sereh Wangi ini dilaksanakan sebagai wujud fisik pembangunan Kabupaten Kotabaru di bidang agrobisnis,” katanya.

Budidaya Sereh Wangi di Desa Sungai Pasir dilaksanakan oleh KTH Jambangan Lestari. Penanaman dimulai pada awal Desember 2018, di sela-sela tanaman agroforestry tahun 2017, dengan jarak tanam 80 x 80 centimeter, terdapat 12 ribu rumpun dalam setiap hektare-nya.

Budidaya tanaman ini juga sudah dilakukan oleh 6 KPH di Kalsel. KPH Pulau Laut Sebuku dan Cantung untuk di Kabupaten Kotabaru.

KPH Kusan di Kabupaten Tanah Bumbu, KPH Tanah Laut di Kabupaten Tanah Laut, KPH Kayu Tangi di Kabupaten Banjar dan KPH Tabalong di Kabupaten Tabalong.

Luas tanam pada masing masing KPH 5 hektare dipadukan dalam program agroforestri, dengan tanaman utama Sengon. Sereh Wangi sebagai tanaman sela.

Pada masing-masing KPH juga telah tersedia alat penyulingan minyak atsiri dengan kapasitas 1 ton. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel
MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina
TERDAKWA Pecatan Polisi, Pembunuh Mahasiswi ULM “Lolos” dari Hukuman Lebih Berat
AKSI MASSA di Gedung DPRD Kalsel, Soroti MBG dan Nasib Guru Honorer
HEBOHKAN DUGAAN PEREKAMAN Diam-diam di Toilet Pasar Sentra Antasari
DIPERCEPAT Penyelesaian dan Penetapan Batas 1.871 Desa di Kalsel
DITERAPKAN Transaksi Nontunai di Seluruh Desa Kalsel
LINDUNGI GAGAL PANEN, 6.740 Hektare Pertanian Diasuransikan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:58

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52

MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:51

MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01

TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:33

ERA BARU Logistik Polri Semakin Modern untuk Menunjang Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:20

PRESTASI GEMILANG di Tingkat Nasional, Kapolda Kalsel “Diganjar Penghargaan” dari Kapolri

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00

SOSOK PRIA Videonya Viral, Khalikin Buka Suara dan “Gentlemen” Minta Maaf ke Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:23

SERATUS DRIVER SKPD Pemprov Dilatih Ditlantas Polda Kalsel Keterampilan Safety Driving di SDC Banjarbaru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca