Suarindonesia – Memasuki triwulan kedua ternyata penyerapan anggaran pembangunan di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin boleh dibilang masih cukup rendah. Karena masih berkisar Rp15,26 persen sehingga harus digenjot kinerjanya seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Ini kan sudah akhir triwulan kedua, seharusnya kalau sudah akhir triwulan kedua angka ini harus mendekati 40 persen, tetapi kenyataannya hanya sampai 15,26 persen. Jadi harus dikurangi lah kegiatan kegiatan seremonial, lebih baik mengutamakan pelayanan publik di setiap SKPD ini,” ucap Wakil Walikota H Hermansyah kepada wartawan, di Selasa (11/06/2019).
Herman juga mengajak mengurangi kegiatan seremonial dan menambah aksi nyata kepada pelayanan publik dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan keperluan dan kebutuhan masyarakat Kota Banjarmasin.
Menurut Hermansyah, seharusnya dengan pengadaan tunjangan kinerja (tukin), seluruh SKPD lingkup Pemko Banjarmasin dapat bekerja dengan maksimal. Namun pada fakta lapangan jika menilik dari serapan anggaran di triwulan kedua hanya mencapai angka 15 persen dan mengindikasikan jauh di bawah target.
“Apalagi ada tukin, seharusnya mereka ini bisa maksimal, ini untuk mencapai target saja masih jauh. Pokoknya ke depan akan saya lakukan pengawasan dengan ketat, jangan sampai besar pasak daripada tiang. Besar gaji ASN di setiap SKPD ketimbang hasil dari kinerja mereka,” ujarnya.
Selain itu, Hermansyah menegaskan jika pihak SKPD mendapati kendala dalam melakukan kinerja untuk meningkatkan pencapaian serapan anggaran pihaknya siap membantu secara penuh dalam pencapaian tersebut, baik berupa membantu kemudahan administrasi maupun hal-hal lainnya yang diperlukan setiap SKPD.
“Kami dengan pak wali siap membantu baik itu dengan perwali nanti jika ditemui kendala. Kemudian secara administrasi juga kami akan membantu, asalkan serapan anggaran di triwulan kedua yang tadinya rendah bisa dikejar saat triwulan ketiga mendatang. Dan jangan mementingkan yang seremonial lah dulu, karena ini akan berdampak pada serapan anggaran,” kata Hermansyah.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















