SENTUH TRAVO PLN Demi Keselamatan, PDAM Pilih Matikan Mesin

- Penulis

Minggu, 17 Januari 2021 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Banjir menggenangi instalasi-instalasi PDAM Bandarmasih, belum ada penurunan ketinggian debit air.

Karyawan pun bergotong-royong menanggulangi kondisi ini agar pelayanan kepada pelanggan tetap bisa berjalan.

Pada, Jumat (15/01/2021) keadaan semakin memburuk. Pompa air baku di Sungai Tabuk yang sebelumnya masih beroperasi kini dihentikan. Alasannya karena air sudah mulai masuk ke travo PLN sehingga akan sangat beresiko apabila tetap dijalankan.

“Saat ini suplai air baku kita hanya mengandalkan Pematang Panjang,” ucap Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, H. Supian, ST, MT.

Dia menjelaskan, untuk IPA 2 Pramuka keadaan juga tidak membaik, air yang menggenang semakin mendekati panel AMDP sehingga apabila air masuk, maka akan menghentikan aktivitas.

Intake Sungai Lulut saat ini masih bertahan dengan was-was. Dikarenakan pompa masih tetap dijalankan, sementara air semakin tinggi.

Walaupun dibantu dengan pompa alkon, namun pihak PDAM Bandarmasih sendiri menyatakan tetap akan mengutamakan penanganan resiko.

“Apabila kemungkinan terjadi resiko besar, maka kami mohon maaf sebesar-besarnya akan mematikan operasional daripada membahayakan keamanan mesin dan keselamatan karyawan,” ucap Supian.

Level air di Pramuka lanjutnya, tetap 99 persen reservoarnya yang berarti terjadi penurunan pemakaian. Karena memang tindakan-tindakan yang diambil dalam penanggulangan banjir ini mempengaruhi tekanan air yang diterima pelanggan.

“Sebagai antisipasi, tidak ada salahnya para pelanggan untuk menampung air di bak, tandon atau drum. Karena siapa tahu jika keadaan terus memburuk, maka operasional akan kami matikan,” imbau pria yang aktif di panahan ini.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Dia menambahkan, melihat dari volume air yang menggenang, salah satunya karena daya tampung sungai sudah tidak mencukupi lagi. Air yang turun juga luar biasa dari gunung ke sunga-sungai di hilir ini apalagi juga hujan yang terus-menerus berlangsung, sehingga level air tidak juga turun.

“Dari atas turun, hujan turun dan bahkan air permukaan laut juga naik karena memang lagi musimnya,” tambah Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wakhid.

Nur Wakhid menyatakan selama 30 tahun dirinya di PDAM Bandarmasih, baru kali ini terjadi banjir seperti ini.

Bangunan-bangunan yang ada sudah di atas level tertinggi air yang biasanya. Namun banjir kali ini terjadi diluar prediksi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca