SuarIndonesia– Sektor investasi tidak terdampak signifikan atas bencana terbesar yang pernah dialami Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), meskipun sektor lainnya cukup terdampak.
Dijelaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, Nafarin, beberapa rencana investasi yang sudah diancang-ancang pada tahun lalu masih on the track. “Alhamdulillah investasi tidak terdampak signifikan meskipun status Kalsel tanggap darurat bencana,” kata Nafarin, Selasa (26/1/2021).
Dikatakan Nafarin beberapa investastor yang ingin berencana masih menyusun rencana realisasi.
Seperti tahun-tahun sebelumnya pada awal tahun penyusunan rencana realisasi investasi, sedangkan realisasi biasanya dilaksanakan mulai Januari.
“Mudah-mudahan investasi besar seperti kilang minyak di Kotabaru dari Uni Emirat Arab senilai Rp5 triliun, pengolahan limbah sawit untuk makanan ternak senilai Rp5 triliun dari Jepang, dan investasi senilai Rp2 miliar pengembangan smelter di Kotabaru milik PT Silo Grup tetap terlaksana.
Untuk mengejar target investasi lainnya kami tetap melaksanakan promosi seperti tahun sebelumnya,” beber Nafarin.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















