SEKOLAH Tatap Muka Tunggu Persetujuan Plt Walikota Banjarmasin

- Penulis

Senin, 2 November 2020 - 23:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarmasin ternyata masih belum dipastikan bisa digelar.

Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu persetujuan dari Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Banjarmasin, Hermansyah.

“Belum ada rencana buka lagi. Masih ada persiapan dan persetujuan Plt Wali Kota Banjarmasin,” ucapnya saat dihubungi awak media, Senin (2/11) siang.

Menurutnya, mekanisme sekolah tatap muka ini harus menanti persetujuan lembaga pendidikan. Sehingga, setiap orang tua siswa akan diberikan dua formulir yang berbeda.

“Satu berupa formulir yang isinya persetujuan, kalau setuju maka formulir itu dibawa pada saat masuk sekolah,” jelasnya.

Kemudian, formulir satunya berupa kuesioner yang berisikan pilihan setuju atau tidak setuju dan dilakukan langsung secara online oleh orang tua yang bersangkutan.

Pria dengan sapaan Totok itu mengklaim, jika hampir seluruh sekolah jenjang pendidikn SMP di Kota Banjarmasin setuju untuk digelarnya sekolah tatap muka.

“Dari 35 SMP, banyak yang setuju sekolah tatap muka,” bebernya.

Ia menjelaskan bahwa proses belajar tatap muka perlu dukungan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk penerapan protokol kesehatan. Seperti penataan ruangan kelas yang akan diberi jarak antara kursi siswa. Selain itu, Disdik juga membatasi hanya 50 persen dari total kapasitas siswa.

Baca Juga :   SERTIJAB Kapolsekta Banjarmasin Barat, Begini Pesan Kapolresta

“Jarak ini diusahakan 1,5 meter dengan maksimal jumlah 18 siswa per kelas,” ujarnya.

Ia menyarankan, sistem yang dianjurkan dalam pembelajaran tatap muka tersebut berupa shift atau bergantian. Karena itu, pihaknya memberikan kewenangan tersebut kepada masing-masing sekolah.

Selanjutnya, Disdik juga membatasi waktu belajar dalam satu harinya. Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir resiko terjadinya penularan Covid-19 pada siswa.

Oleh karena itu, setiap harinya siswa hanya perlu belajar sekitar 5 jam dari pukul 08.00 sampai 12.00 WITA.

Untuk diketahui, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menargetkan sistem pembelajaran tatap muka akan diberlakukan pada minggu kedua November 2020.

Menanggapi hal itu, pihak Kepala SMPN 18 Banjarmasin, Siti Fatimah mengaku sejauh ini pihaknya sudah menyediakan sarana dan prasarana protokol kesehatan seperti yang sudah direkomendasi oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin.

“Kita sudah menyiapkan tempat cuci tangan di masing-masing kelas serta wastafel di pagar bagian depan,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya menyiapkan alat pengukur suhu tubuh dan masker yang harus dilalui setiap siswa “Kami juga sudah menyiapkan pengukuran suhu tubuh dan masker,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca