SEKELUMIT Kisah Perjalanan Hidup Guru Zuhdi

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2020 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – KH Ahmad Zuhdiannoor akrab disapa Abah Guru Zuhdi meninggal dunia. Ulama kharismatik asal Banjarmasin ini menghembuskan nafas terakhir di usia 48 tahun pada pukul 06.35 WIB di RS Medistra Jakarta, Sabtu (02/04/2020).

Dikutip dari buku Ulama Kharismatik yang ditulis Dr. Mujiburrahman, Dr. M. Zainal Abidin, M.Ag, dan Rahmadi M.Ag dari Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Guru Zuhdi merupakan putra dari KH Muhammad. Lahir di Banjarmasin 10 Februari 1972.

KH Muhammad merupakan pimpinan pondok pesantren Al Falah. Setelah mengenyam pendidikan formal di sekolah dasar, Guru Zuhdi mendalami ilmu agama di Al Falah. Namun hanya berselang dua bulan berhenti karena sakit.

Guru Zuhdi akhirnya diserahkan untuk belajar ilmu agama kepada sang kakek, KH Asli di Alabio Hulu Sungai Utara. Keduanya nanti terlibat secara penuh dalam pendidikan Guru Zuhdi kecil.

Setelah satu tahun di Alabio, Guru Zuhdi kecil kemudian meneruskan mengaji dengan sang ayah. Ia juga belajar dengan KH. Abd. Syukur.

Semeninggalnya KH. Abd. Syukur, Guru Zuhdi kemudian memperdalam ilmu agamanya kepada KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang akrab disapa Guru Sekumpul Martapura.

Guru Zuhdi belajar di sana kurang lebih tujuh tahun. Banyak ilmu agama yang Guru Zuhdi dapat selama belajar dengan Guru Sekumpul, terutama akhlak.

Pengaruh Guru Sekumpul terhadap Guru Zuhdi sangat kuat. Pada banyak hal ia selalu merujuk kepada figur sang guru ini, seperti dalam hal tarekat, beliau mengikuti Tarekat Sammaniyah.

Baca Juga :   PEMKO BANJARMASIN Luncurkan Super Apps Pintar v3.0.0

Bahkan dalam berpakaian pun ketika mengisi pengajian, beliau sangat mirip dengan ulama kharismatik asal Martapura ini, yakni baju putih dengan serban besar di kepala.

Untuk diketahui,Guru Zuhdi merupakan salah satu ulama kharismatik di Banjarmasin. Pengajian yang biasanya di gelar di Masjid Jami, Sabilal Muhtadin, Masjid Kota Citra Graha tak pernah sepi.

Puluhan ribu jemaah selalu memadati pengajian untuk menimba ilmu. Kabar meninggalnya Guru Zuhdi tentunya memberikan duka yang mendalam bagi murid, jemaah maupun masyarakat Banjarmasin.

Terbukti sejak tadi pagi, para jemaah berdatangan baik Masjid Jami Sungai Jingah, tempat pengajian rutin guru Zuhdi maupun Masjid Kota Citra Graha.

Adapun terkait meninggalnya Guru Zuhdi dikonfirmasi perwakilan pihak keluarga. “Kabar dari Jakarta menang beliau menghembuskan nafas di pukul 6.35 waktu Jakarta,” ucap Ustadz HM Rasyid Ridho.

Rasyid Ridho meminta, atas nama keluarga agar masyarakat maupun jema’ah hanya cukup mendoakan di rumah. Untuk menghindari terjadinya hal yang tak diinginkan.

Mengingat, kondisi Banjarmasin saat ini tengah menerapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskal Besar (PSBB). “Karena melihat kondisi keadaan seperti saat ini kami meminta untuk mendoakan di rumah,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PELAJAR Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura, Kawasan Kampung Hijau
SEORANG DUDA Warga Kuin Banjarmasin Akhiri Hidup Gantung Diri
PRIA LANSIA Dua Anak Dibunuh Kakak Ipar, Sang Istri Histeris
BEROMPI ORANYE, M SEILI Mantan Polisi Pecatan Pembunuh Mahasiswi ULM Sidang Perdana Disaksikan Orangtua Korban
MENDAGRI TITO: Kebijakan WFH Diumumkan Hari Selasa Ini
TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus
SEMPAT “RiCUH” di Mapolresta Banjarmasin, Mantan Karyawan Ekspedisi Mengamuk
MOBIL TABRAK POHON Depan Mako Lanal Banjarmasin, Macetkan Arus Lalu LIntas

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:36

234 PELAJAR SMPN 1 Muara Teweh Siap Ikuti TKA Berbasis Chromebook

Senin, 30 Maret 2026 - 23:58

TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:54

PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:16

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Diri Terjun dari Jembatan

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:36

MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:04

POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:27

KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:53

TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi WFH. (Dok. Ericsson)

Nasional

KEBIJAKAN WFH 1 Hari bagi ASN Berlaku Tiap Jumat

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:50

Foto Ilustrasi - Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU Pertamina. (Dok Pertamina)

Nasional

PEMERINTAH RI: BBM Subsidi dan Non Subsidi tidak Naik

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:24

Wahyudi Anas, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas Jakarta, Selasa (31/3/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

BPH MIGAS: Belum Ada Pembatasan Pembelian BBM Subsidi

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca