SBI Tanam 4.000 Rambai di Pulau Curiak

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) bersama manajemen TAM dan Yayasan Benih Baik Indonesia melakukan penanaman bibit mangrove rambai di Pulau Curiak, Jumat (29/8/2025). (ANTARA/Firman)

Tim Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) bersama manajemen TAM dan Yayasan Benih Baik Indonesia melakukan penanaman bibit mangrove rambai di Pulau Curiak, Jumat (29/8/2025). (ANTARA/Firman)

SuarIndonesia — Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) melakukan penanaman 4.000 bibit pohon rambai (Sonneratia caseolaris) untuk memulihkan ekosistem mangrove di kawasan Stasiun Riset Bekantan di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

“Penanaman bibit mangrove rambai kali ini didukung sepenuhnya oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) bersama mitra Benih Baik yang datang langsung dari Jakarta,” kata Founder SBI foundation Dr Amalia Rezeki di Banjarmasin, Jumat (29/8/2025).

Amel, sapaan akrab Amalia Rezeki mengatakan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata turut memitigasi dampak perubahan iklim dan memulihkan ekosistem lahan basah, di mana kawasan tersebut menjadi lokasi mata pencaharian masyarakat sungai yang sangat bergantung pada keberlanjutan alam.

Di samping itu, Pulau Curiak merupakan habitat bekantan, monyet besar dari dunia lama yang keberadaannya dilindungi oleh Undang-Undang RI.

Amel menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian manajemen TAM yang selama ini terus mendukung upaya pemulihan ekosistem mangrove riparian melalui penanaman pohon rambai, serta kegiatan konservasi bekantan di kawasan Pulau Curiak.

Dosen Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini menjelaskan pohon mangrove merupakan penyerap karbon terbesar dan memainkan peranan penting dalam siklus karbon global serta dapat menyimpan karbon tiga sampai empat kali lebih besar dibandingkan dengan tipe vegetasi hutan tropis lain.

Kegiatan kali ini juga diisi sekolah konservasi yang diikuti 25 mahasiswa dari beberapa perwakilan perguruan tinggi di Kalsel.

Mahasiswa diajarkan tentang konservasi keragaman hayati, pengamatan satwa di alam langsung serta kegiatan penanaman pohon mangrove rambai.

Baca Juga :   KALIMANTAN Butuh Perluasan Transportasi untuk Buka Konektivitas
Tim Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) bersama manajemen TAM dan Yayasan Benih Baik Indonesia melakukan pelepasliaran berbagai jenis burung di Pulau Curiak, Jumat (29/8/2025). (ANTARA/Firman)

Suranywaty Tjandrasa mewakili manajemen PT Toyota-Astra Motor mengaku takjub menyaksikan perkembangan program restorasi mangrove rambai dan konservasi bekantan di Stasiun Riset Bekantan Pulau Curiak.

“Kita berharap projek ini terus berlanjut dengan baik karena habitat bekantan hanya ada di Kalimantan dan menjadi maskot fauna Kalimantan Selatan,” tutur Amalia dilansir dari ANTARANews.

Sebelumnya pada tahun 2023, TAM juga sudah pernah bekerja sama dengan SBI dan Benih Baik dalam program penanaman pohon mangrove sebanyak 11.000 bibit pohon rambai yang saat ini sudah tumbuh subur, serta membentuk sebuah vegetasi tersendiri dan menjadi habitat, sekaligus menambah daya dukung pakan bekantan.

Sementara Khristiana Anggit Mustikaningrum, Co Founder Yayasan Benih Baik Indonesia mengatakan pembangunan ekosistem di Pulau Curiak luar biasa, sehingga perlu dicontoh menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk melakukan hal yang sama.

“Yang tak kalah penting program sekolah konservasi ini adalah hal luar biasa untuk mengajak generasi muda sadar pentingnya pelestarian lingkungan,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca