Satpol PP Turunkan 400 Pasukan Back-up Pengamanan Haul

- Penulis

Selasa, 26 Februari 2019 - 01:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sebanyak 400 personil Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) disiapkan untuk membantu mengamankan pelaksanaan Haul KH M Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul pada tanggal 9 dan 10 Maret mendatang.

Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar Kalsel, Zaqli Asswan Helmi menambahkan, tugas utama pengamanan menjadi kewenangan satpol PP kabupaten. Ia menyebut pihaknya akan memback-up.

“Kita juga akan melaksanakan bersih-bersih sekitar kubah Sekumpul setelah pelaksanaan haul, kita tau setelah haul biasanya ada sampah yang harus dibersihkan. Insyaallah kami akan melibatkan warga sekitar untuk bersih-bersih,” bebernya.

Berbeda dengan Satpol PP, Dinas Perhunungan (Dishubl Kalsel mengeluarkan edaran bagi angkutan barang untuk tak melintas selama pelaksanaan haul. Hal ini disampaikan Kepala Dishub Kalsel, Rusdiansyah.

Jenis armada angkutan yang tidak diperkenankan melintas pada tanggal 9 dan 10 Maret itu, pengangkut bahan bangunan, kereta tempelan, kontainer, dan kendaraan pengangkut barang lebih dari dua sumbu.

Baca Juga :   PUTRI Haji Muhidin Turut Sosialisasikan Program yang Digagas Ayahnya

“Termasuk juga tidak diperkenankan untuk angkutan semen conch,” jelas Rusdiansyah, baru-baru tadi.

Surat edaran ini sudah dikeluarkan Dishub Kalsel kepada armada angkutan.

Edaran tak diberlakukan bagi angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahan Bakar Gas (BBG), ternak, bahan pokok, pupuk, susu murni, barang antaran pos, barang bahan baku ekspor/impor home industri dari dan ke pelabuhan.

“Imbauan itu sendiri untuk menindaklanjuti surat Kadishub Banjar dan koordinasi dengan pihak Polda Kalsel dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut,” kata Rusdiansyah.

Masih menurut dia, edaran itu tidak lain untuk kelancaran dan kenyamanan jemaah haul sekumpul. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju
JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran
AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin
JEMAAH HAJI Kloter 02 Debarkasi Banjarmasin Mendarat di Bandara Syamsuddin Noor
KAYU HALABAN Dikembangkan untuk Komoditas Unggulan Kalsel
HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat
KECELAKAAN MAUT di Lintasan S Parman Banjarmasin, Renggut Nyawa Seorang Perempuan
GERAKAN INDONESIA ASRI, Polda Kalsel Bersinergi Pemprov Aksi Bersih-bersih Bantaran Sungai Martapura

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:36

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:20

TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:56

JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:21

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:53

102 SEKOLAH Hasil Revitalisasi Diresmikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48

DUA PEMUDA HILANG di Hutan Bagugus Dievakuasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:25

HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Berita Terbaru

Proses pemindahan napi high risk Lapas Palangka Raya ke Nusakambangan. (Foto: dok Ditjenpas Kalteng)

Hukum

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:58

Lokasi bocah Jio Norahito (11) yang hilang di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kabupaten Kapuas, Kalteng. (Foto: dok SAR Palangka Raya)

Kalteng

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:52


Pelaku R pembacok ibu dan anak di Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). (FotoL dok Polsek Pahandut)

Hukum

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:45

Mayat MA mengapung di sungai Desa Lok Tamu, Banjar. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca