Suarindonesia – Sebanyak 400 personil Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) disiapkan untuk membantu mengamankan pelaksanaan Haul KH M Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul pada tanggal 9 dan 10 Maret mendatang.
Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar Kalsel, Zaqli Asswan Helmi menambahkan, tugas utama pengamanan menjadi kewenangan satpol PP kabupaten. Ia menyebut pihaknya akan memback-up.
“Kita juga akan melaksanakan bersih-bersih sekitar kubah Sekumpul setelah pelaksanaan haul, kita tau setelah haul biasanya ada sampah yang harus dibersihkan. Insyaallah kami akan melibatkan warga sekitar untuk bersih-bersih,” bebernya.
Berbeda dengan Satpol PP, Dinas Perhunungan (Dishubl Kalsel mengeluarkan edaran bagi angkutan barang untuk tak melintas selama pelaksanaan haul. Hal ini disampaikan Kepala Dishub Kalsel, Rusdiansyah.
Jenis armada angkutan yang tidak diperkenankan melintas pada tanggal 9 dan 10 Maret itu, pengangkut bahan bangunan, kereta tempelan, kontainer, dan kendaraan pengangkut barang lebih dari dua sumbu.
“Termasuk juga tidak diperkenankan untuk angkutan semen conch,” jelas Rusdiansyah, baru-baru tadi.
Surat edaran ini sudah dikeluarkan Dishub Kalsel kepada armada angkutan.
Edaran tak diberlakukan bagi angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahan Bakar Gas (BBG), ternak, bahan pokok, pupuk, susu murni, barang antaran pos, barang bahan baku ekspor/impor home industri dari dan ke pelabuhan.
“Imbauan itu sendiri untuk menindaklanjuti surat Kadishub Banjar dan koordinasi dengan pihak Polda Kalsel dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut,” kata Rusdiansyah.
Masih menurut dia, edaran itu tidak lain untuk kelancaran dan kenyamanan jemaah haul sekumpul. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















