SAAT Renovasi Gudang, Pria Austria Temukan Fosil Mamut 40 Ribu Tahun

- Penulis

Jumat, 24 Mei 2024 - 20:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Thomas Einwogerer dan Hannah Parow-Souchon mempersiapkan tulang untuk pemulihan. [Yannik Merkl/yahoo]

Thomas Einwogerer dan Hannah Parow-Souchon mempersiapkan tulang untuk pemulihan. [Yannik Merkl/yahoo]

SuarIndonesia — Seorang pria asal Austria menemukan tulang-tulang mamut atau gajah purba berusia puluhan ribu tahun saat merenovasi gudang anggur bawah tanahnya. Para arkeolog bahkan menyebut ini penemuan fosil paling signifikan dalam lebih dari satu abad.

Para ahli dari Institut Arkeologi Austria menetapkan penemuan sensasional ini dengan menggunakan artefak batu dan arang yang ditemukan di situs tersebut, di mana hal itu menunjukkan bahwa tulang mamut tersebut berusia antara 30.000 dan 40.000 tahun.

Situs ini terdiri dari “lapisan tulang yang signifikan” yang berisi sisa-sisa setidaknya tiga mamut yang berbeda, sehingga menjadikannya fosil ini sensasi tersendiri bagi dunia arkeologis.

Arkeolog OeAI Hannah Parow-Souchon (kanan) menjelaskan lokasi tulang mammoth kepada Anggota Dewan Kebudayaan Kota Langenlois Sonja Fragner (tengah) dan pemilik gudang anggur Andreas Pernestorfer (kiri). [Th.Einwogerer/OeAW-OeAI/yahoo]
“Saya pikir itu hanya sepotong kayu peninggalan kakek saya. Tapi kemudian saya menggalinya sedikit dan kemudian saya ingat bahwa di masa lalu kakek saya mengatakan dia telah menemukan gigi,” kata pembuat anggur Andreas Pernerstorfer kepada Austrian Broadcasting Corporation, seperti dikutip CNNIndonesia dari Independent, Jumat (24/5/2024).

“Dan kemudian saya langsung mengira itu adalah seekor mamut,” tambah Pernerstorfer.

Menurut para peneliti, terakhir kali penemuan arkeologi semacam itu terjadi di Austria adalah 150 tahun yang lalu.

Pada saat itu, para arkeolog menemukan lapisan tulang tebal lainnya bersama dengan artefak batu api, fosil dekoratif, dan arang di ruang bawah tanah yang berdekatan di Gobelsburg.

Baca Juga :   GUBERNUR KALSEL Paman Birin, Bikin Heboh dan Sekaligus Haru Pegawai

“Lapisan tulang mamut yang padat seperti itu jarang terjadi,” kata Hannah Parow-Souchon, yang memimpin penggalian arkeologi, dalam sebuah pernyataan.

“Ini pertama kalinya kami dapat menyelidiki hal seperti ini di Austria dengan menggunakan metode modern,” imbuh Dr Parow-Souchon.

Sebagian besar gudang bawah tanah tua semacam ini di Austria dan negara-negara tetangganya telah dibersihkan seluruhnya sebagai bagian dari penggalian yang dilakukan lebih dari satu abad yang lalu. Dulu, lingkungan tempat ditemukannya fosil dan kondisinya juga jarang terdata.

Kini, temuan baru berupa tulang mamut beserta peralatan batu menimbulkan banyak pertanyaan, termasuk bagaimana masyarakat Zaman Batu memburu hewan berukuran besar tersebut.

“Kami tahu bahwa manusia memburu mamut, tetapi kami masih sangat sedikit mengetahui bagaimana mereka melakukannya,” kata Dr Parow-Souchon.

Para peneliti menduga tempat di mana mereka menemukan tulang mamut pada penggalian terakhir bisa jadi adalah tempat matinya hewan-hewan tersebut setelah manusia Zaman Batu mengejar mereka ke sana dan memasang perangkap untuk mereka.

Mereka berharap dapat menilai fosil tersebut lebih lanjut dan pada akhirnya menyerahkan tulang-tulang tersebut ke Museum Sejarah Alam Wina, di mana tulang-tulang tersebut akan dipulihkan. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan
DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca