RUSAK RIBUAN Rumah Warga Banjarmasin Gegara Terendam Banjir

- Penulis

Jumat, 5 Februari 2021 - 19:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Update terbaru sebanyak 1.600 rumah milik warga Kota Banjarmasin terdata rusak akibat terendam banjir.

Hal itu disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin, Yusna Irawan, pada awak media, Jumat (05/02/2021) pagi.

“Per tanggal 5 hari ini, ada 1.600 rumah rusak dengan kategori ringan, sedang dan berat,” ucapnya.

Pria dengan sapaan Yusna itu mengaku, setelah terdata, pihaknya akan menyerahkan data kerusakan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, dan kemudian akan dilanjutkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

“Data-data ini nanti kita sampaikan ke BPBD Provinsi selanjutnya disampaikan ke BNPB Pusat,” tuturnya.

Terkait apa saja jenis bantuannya nanti yang diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, Yusna mengatakan akan menunggu hasil verifikasi dari BNPB.

“Apakah berupa material atau berupa uang yang diserahkan, itu nanti tergantung dari BNPB pusat,” ungkapnya.

Diketahui, rumah yang terdata rusak ujar Yusna terbagi di beberapa kecamatan yang terdampak banjir paling parah, yakni di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan.

Baca Juga :   WAKET KOMISI VII DPR RI: Anyaman-Sasirangan Kalsel harus Didukung Go-International

“Yang cukup banyak itu ada di dua kecamatan, yakni Banjarmasin Timur dan Selatan. Walaupun di Tengah ada juga, cuma tidak terlalu banyak,” imbuhnya.

Dilanjutkannya, adapun berbagai jenis kerusakan rumah itu bervariasi, mulai dari ringan, sedang hingga rusak berat.

“Dan yang terdata itu kebanyakan kategorinya rusak ringan. Kalau rusak berat itu tidak terlalu banyak dan sedang pun juga tidak banyak,” tuturnya.

Yusna menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan update data kerusakan rumah warga. Karena masih ada beberapa Kecamatan yang belum memberikan data kerusakan rumah warganya.

“Belum, ini 1.600 cuma update hari ini, ada beberapa kecamatan lagi yang masih belum memasukkan seperti Banjarmasin Utara belum masuk. Jadi nanti akan terus kita update,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca