Pemimpin Korea Utara Kim Kong Un.(Foto: BBC World)
SuarIndonesia – Beredar kabar pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, meninggal dunia karena masalah jantung. Namun laporan tersebut masih belum terkonfirmasi oleh otoritas Korea Utara.
Beberapa laporan dari China dan Jepang meyakini Kim Jong Un, yang saat ini berusia 36 tahun, berada dalam kondisi serius setelah operasi jantung, bahkan meninggal saat operasi. Salah satu media di Hong Kong, HKSTV Hong Kong Satellite Television, menyebut kabar meninggalnya Kim Jong Un sangat ‘valid’ dan berasal dari sumber yang dapat dipercaya.
Seorang wakil direktur HKSTV mengatakan, jaringan siaran yang didukung Beijing di Hong Kong, mengklaim bahwa Kim sudah meninggal, dengan mengutip “sumber yang sangat solid”. Informasi tersebut dikabarkan viral di media sosial menurut laporan di International Business Times.
Mengutip CNBC, laporan lain menyebutkan bahwa berdasarkan sumber dari partai senior di Beijing, terjadi kesalahan saat operasi pemasangan ring jantung pada Kim karena tangan ahli bedah sangat gemetaran saat melakukan tindakan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, China mengerahkan sebuah tim yang juga beranggotakan beberapa pakar medis ke Korea Utara. Pengerahan ini disebut bertujuan untuk membantu memberikan saran kepada pemimpin Korut, Kim Jong-Un, yang belakangan ramai dikabarkan sedang sakit.
Seperti dilansir Reuters, Sabtu (25/4), tiga sumber yang memahami situasi ini menuturkan bahwa sebuah tim yang terdiri atas beberapa dokter dan pejabat China telah dikerahkan ke wilayah Korut pada Kamis (23/4) waktu setempat.
Maksud dan tujuan sebenarnya pengerahan ini tidak diketahui secara jelas. Namun beberapa waktu terakhir muncul berbagai laporan soal kondisi kesehatan Kim Jong-Un yang dikabarkan memburuk usai operasi. Reuters tidak mampu menentukan apa yang diisyaratkan dari pengerahan tim medis China ke Korut ini.(detik.com/RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















