Suarindonesia – Rombongan Filandia-Estonia yang berkunjung ke Kalsel diboyong menuju Tahura.
Setelah dari Tahura, perjalanan dilanjutkan ke daerah Riam Kanan, Kecamatan Aranio.
Mereka berkunjung ke Pulau Rusa dan Pulau Bekantan yang dalam beberapa bulan lagi akan dibuka untuk umum.
Di Pulau Bekantan, rombongan sangat bersemangat dan gemas melihat tingkah polah 4 Bekantan yang akan dikembang biakan oleh Pemprov Kalsel.

Pada awal, rombongan ingin melihat matahari terbit, yang sejatinya bisa disaksikan melalui puncak Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam (SA) pada waktu dinihari.
Meski sudah berada di sana sejak pagi, rombongan yang dipimpin Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia itu gagal menyaksikan sunrice atau matahari terbit.
Sebab saat itu cuaca sedang mendung. Meski demikian, udara sejuk dan alami di puncak gunung tersebut menjadi pengobat dahaga.
Tak hanya itu, di kawasan tersebut para tamu mancangera ini juga disuguhkan madu kelulut. Mereka menyedot langsung dari tempat pengembangbiakan madu kelulut.
“Saya sangat antusias, kenapa bisa lebah-lebah ini tidak menggigit ketika kita sedang mengisap madunya.
Ini beda sekali dengan di Finlandia yang tidak bisa sama sekali kita mendekat ke sarang lebahnya,” kata Thea Karin, penyiar KUKU Radio di Finlandia.
Pada kesempatan tersebut, rombongan juga turut serta menyukseskan program revolusi hijau melalui penanaman bersama.
Paulina Hulkko, Profesor dari Tampere University Finlandia, merasa sangat senang dapat secara langsung memberikan minuman susu melalui dot layaknya bayi kepada Bekantan.
“Mereka lucu dan khas sekali, ini harus dijaga dan dikembang biakan oleh pemerintah, mengingat jumlahnya yang sudah tidak lagi banyak,” ucapnya.
Berikutnya, rombongan menuju Desa Belangian. Di Desa Belangian, rombongan disambut oleh tarian adat Banjar dan pencak silat oleh warga setempat.
Selanjutnya rombongan diajak untuk menuju ke arah Pegunungan Kahung untuk melihat pohon besar jenis Meranti menggunakan motor trail.
“Kami ingin memberitahukan kepada dunia, bahwa Kalimantan Selatan memiliki ecotourism yang tidak kalah dengan daerah di Indonesia lainnya bahkan luar negeri. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















