Rombongan Finlandia Nikmati Puncak SA dan ke Aranio

- Penulis

Sabtu, 16 Maret 2019 - 02:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Rombongan Filandia-Estonia yang berkunjung ke Kalsel diboyong menuju Tahura.

Setelah dari Tahura, perjalanan dilanjutkan ke daerah Riam Kanan, Kecamatan Aranio.

Mereka berkunjung ke Pulau Rusa dan Pulau Bekantan yang dalam beberapa bulan lagi akan dibuka untuk umum.

Di Pulau Bekantan, rombongan sangat bersemangat dan gemas melihat tingkah polah 4 Bekantan yang akan dikembang biakan oleh Pemprov Kalsel.

Pada awal, rombongan ingin melihat matahari terbit, yang  sejatinya bisa disaksikan melalui puncak Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam (SA)  pada waktu dinihari.

Meski sudah berada di sana sejak pagi,  rombongan yang dipimpin Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia itu gagal menyaksikan sunrice atau matahari terbit.

Sebab saat itu cuaca sedang mendung. Meski demikian, udara sejuk dan alami di puncak gunung tersebut menjadi pengobat dahaga.

Tak hanya itu, di kawasan tersebut para tamu mancangera ini juga disuguhkan madu kelulut.  Mereka menyedot langsung dari tempat pengembangbiakan madu kelulut.

“Saya sangat antusias, kenapa bisa lebah-lebah ini tidak menggigit ketika kita sedang mengisap madunya.

Ini beda sekali dengan di Finlandia yang tidak bisa sama sekali kita mendekat ke sarang lebahnya,” kata Thea Karin, penyiar KUKU Radio di Finlandia.

Baca Juga :   PROPAM Polda Kalsel dan POM TNI Sidak Kelengkapan Anggota Polri di Jalan Raya

Pada kesempatan tersebut, rombongan juga turut serta menyukseskan program revolusi hijau melalui penanaman bersama.

Paulina Hulkko, Profesor dari Tampere University Finlandia, merasa sangat senang dapat secara langsung memberikan minuman susu melalui dot layaknya bayi kepada Bekantan.

“Mereka lucu dan khas sekali, ini harus dijaga dan dikembang biakan oleh pemerintah, mengingat jumlahnya yang sudah tidak lagi banyak,” ucapnya.

Berikutnya, rombongan menuju Desa Belangian.  Di Desa Belangian, rombongan disambut oleh tarian adat Banjar dan pencak silat oleh warga setempat.

Selanjutnya rombongan diajak untuk menuju  ke arah Pegunungan Kahung untuk melihat pohon besar jenis Meranti menggunakan motor trail.

“Kami ingin memberitahukan kepada dunia, bahwa Kalimantan Selatan memiliki ecotourism yang tidak kalah dengan daerah di Indonesia lainnya bahkan luar negeri. (RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01