SuarIndonesia – Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Senin (2/2/2026) malam, mengikuti rangkaian kegiatan Malam Nisfu Syaban 1447 Hijriah.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin, yang mewakili Gubernur Kalsel, menyampaikan sambutan kepada jemaah.
Ia juga menegaskan bahwa Malam Nisfu Syaban dapat dimaknai sebagai momentum latihan spiritual untuk meningkatkan kualitas ibadah menjelang Ramadan.
“Nisfu Syaban ini menjadi latihan bagi kita untuk menjalani ibadah yang lebih baik di bulan Ramadan nanti,” pungkasnya.
Sekda menyampaikan rasa syukur karena masyarakat kembali dipertemukan dengan bulan Syaban, salah satu bulan yang memiliki kemuliaan dan keutamaan dalam Islam.
“Kita bersyukur dapat kembali dipertemukan dengan bulan Syaban, salah satu bulan yang memiliki kemuliaan dan kelebihan.
Adanya Nisfu Syaban juga menandakan bahwa dalam dua pekan ke depan kita akan memasuki bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa bulan Syaban merupakan waktu yang tepat untuk melatih diri dan meningkatkan kesiapan spiritual sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh, termasuk pelaksanaan salat tarawih dan berbagai ibadah lainnya.
“Dalam pelaksanaannya diperlukan kesiapan dan latihan untuk menjalaninya.
Di bulan inilah kita dianjurkan untuk mempersiapkan diri maupun membiasakan memperbanyak amal ibadah dan amal sholeh,” lanjutnya.
Sekda juga mengajak seluruh jamaah untuk berdoa agar seluruh ibadah yang dilakukan pada malam Nisfu Syaban dan amal ibadah di waktu-waktu berikutnya dapat diterima sebagai amal kebajikan oleh Allah SWT.
“Mudah-mudahan peribadatan yang kita kerjakan pada malam ini menjadi amal kebajikan yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin M Tambrin mengatakan bulan ini termasuk bulan yang doa dan permohonannya dikabulkan Allah SWT.
Meski demikian, ada dua macam manusia yang doanya tidak diterima.
“Pertama orang yang syirik, dan yang kedua orang yang tidak bertegur sapa dengan orangl lain. Jadi dua orang ini tidak diterima Allah,” ujarnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















