SuarIndonesia – Selesai dibangun pada tahun lalu, akhirnya Gedung Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin resmi beroperasi, yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan untaian melati, oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Jumat (3/6/2022).
Bersama Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Machli Riyadi, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Muhammad Ramadhan, Ibnu Sina langsung meninjau gedung bernilai hampir 6,5 miliar ini, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Pemerintah Pusat.
Menurut Ibnu, operasionalnya gedung penyimpanan ini sangat penting, dalam memenuhi kebutuhan obat dan berbagai vaksin, untuk mendukung mutu kesehatan masyarakat.

“Ini bisa juga disebut gudang obat,” ucapnya usai meninjau lokasi gedung tersebut.
Ia menilai, sebagai salah satu fasilitas instalasi farmasi, bangunan tersebut sudah sesuai standar, hingga dapat menyimpan banyak obat.
Baca Juga :
TEPAT WAKTU, Instalasi Farmasi Dinkes Banjarmasin Direalisasikan
“Tentu kita berharap ini bisa mendukung kualitas dan layanan bagi produk kimia obat yang memerlukan perlakuan khusus, seperti misalnya vaksin, agar bisa bertahan lama,” jelasnya.
Adapun kapasitas gudang ini dinilai mampu menampung lebih dari 1.000 item obat-obatan, termasuk vaksin yang dapat disimpan sekitar 6.000 vial.
“Di sini kita memiliki lahan sekitar 2,4 hektarr, dan gudang 700 meter persegi, hingga ini dinilai yang terbesar di Kalsel dibanding instalasi lain,” tutur Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Ramadhan.
Selain untuk penyimpanan, fasilitas baru ini setiap hari melayani 27 puskesmas, untuk mendistribusikan kebutuhan obat-obatan dan vaksin. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















