SuarIndonesia – Terus dicari penyuruh dua tersangka pemasang ‘Skimming’, yang tujuannya diduga hendak membobol ATM.
Pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Dit Reskrimsus Polda Kalsel), saat ini sudah berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri.
“Memang kita sudah berkordinasi dengan Bareskrim Polri untuk melacak keberadaan pimpinan dari dua tersangka tersebut,” kata Direktur Reskrimus, Kombes Pol Masrur, SH, S.I.K, usai mengikuti penyerahan bantuan sapi limosin dari Kapolri, Jenderal Idham Azis dan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, ke panitia Haul Guru Sekumpul di lingkungan Musholla Ar-Raudah Sekumpul Martapura, Kamis (27/2/2020).
Diberitakan sebelumnya, bagi nasabah bank pengguna ATM di Kalsel umumnya harus waspada kejahatan pembobol ATM jaringan internasional.
Dua Warga Negara asal Malaysia, Choeng Jun Zhi (27) dan Ong Choon Fatt, diringkus pada lokasi berbeda, Rabu (26/2).
Dan gagal terbang naik pesawat, karena setelah Choeng diringkus, kemudian rekannya, Ong Choon Fatt, ingin kabur naik pesawat di Bandara Syansudin Noor Banjarbaru.
Choeng awalnya diringkus petugas Satuan Reskirim Polresta Banjarmasin.
Choeng diamankan atas dugaan percobaan memasang ‘skimming’ atau kamera sembunyi untuk dugaan melakukan kejahatan pembobolan ATM di kawasan Pal 6 Banjarmasin Timur, tepatnya digerai BNI 46 Indomaret.
Dugaan pelaku ingin pasang skimming, adalah tindakan pencurian informasi dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu debit atau kartu kredit secara ilegal.
Diketahui, alat itu nantinya berfungsi untuk mencuri data para nasabah yang menggunakan mesin ATM
Ternyata, dari hasil pengembangan kepolisian, terkait aksinya, Choeng bersama rekan senegaranya.
Diketahui, alat itu nantinya berfungsi untuk mencuri data para nasabah yang menggunakan mesin ATM.
Terungkap kasus berawal dari pihak bank melaporkan ada kerusakan di gerai ATM.
Oleh pihak operartor Swadarma Sarana Informatika (SSI) langsung mendatangi ke gerai ATM tersebut dan dilakukan pemeriksaan ternyata ada alat skimming.
“Saat kami datang, ada dua orang yang baru keluar dari gerai ATM dan cek CCTV ternyata mereka yang memasang,” ujar salah satu petugas SSI bernama Adit.
Dikatakannya, salah satu pelaku berhasil kabur menggunakan motor dan satunya berhasil diamankan di kawasan Pasar Antasari Banjarmasin.
Pelacakan terusa dilakukan, dan satu lagi jaringan malaysia pemasang skimming di ATM ini diringkus.
Kopolisian, karena tak butuh waktu lama, dari Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin bekerjasama dengan Sat Reskrim Polres Banjar Baru berhasil meringkus Ong Choon Fatt, sekitar pukul 14.30 WITA. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















