RENCANA Tutup Akses ke Musala, Habib Ami Ali : “Perhatikan Kemaslahatan” dan Camat Turun ke Lokasi Mediasikan

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Soal rencana tutup akses ke Musala Darul Ar-qam, dampak pembangunan serta perluaran Gedung Puskesmas Cempaka Putih di Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur, mendapat kritikan tajam warga.

Dan Camat Banjarmasin Timur, Hj Rusdiana, yang mendapat laporan warga, langsung turun ke lokasi untuk mediasi diikuti oleh warga dan pihak pelaksana kegiatan.

Pada awal warga sudah tahu kalau dalam prencanaan ada dibuat jalan, namun tiba-tiba berubah, hinggga kaget dengan rencana ini.

Warga yang juga selama ini sering menjadi imam di musala tersebut, Habib H Ami Ali mengaku ebingungan dengan proyek ini.
Sebab ada rencana tidak sedikitpun memberikan akses keluar masuk bagi jemaah.

“Perhatikan kemaslahatan jangan semaunya rencana tutup akses ke musala,” tegasnya.

Lainnya, salah satu jemaah, Fauziah juga mngucapkan hal yang sama.

Bahkan ia merasa miris, perkara akhirat ibadah, akses masuk ke tempat ibadah ikut terkena penutupan imbas proyek.

“Padahal enak salat, apalagi tarawih yang selalu penuh di musala itu,” ucapnya.

Senada disampaikan pula oleh bidan senior Hj Sri Lestari, yang selama ini bertugas di puskesmas setempat dan telah lama pensiun.

Ia sebut, selama ini terus dipergunakan jemaah kegiatan keagaaman di Musala Darul Ar-qam, selain murid SDN.

“Intiya harus perhatian akses. Masa dengan bangunan sebesar dan semegah ini, malah istilahnya ada yang dikorbankan.

Musala selama ini dijaga dan dirawat warga, dan intinya harus ada akses.

Karena sebelumnya saya mendengar memang ada dibuatkan akses, kenapa tiba-tiba berubah jadi tak ada lagi,” ucapnya heran.

Sedangkan  Camat Hj Rusdiana ingin pelaksanaan pembangunan gedung fasilitas kesehatan itu tetap berjalan, tanpa menghambat aktifitas masyarakat sekitar, termasuk menyediakan akses keluar masuk mushala tersebut.

Baca Juga :   PEMBUNUHAN dI Kelayan B, Tersangka Hapis Peragakan Adegan

“Pembangunan ini penting, tapi perhatikan juga kepentingan masyarakat sekitar, apalagi mushala tempat untuk warga beribadah” ungkapnya.

Sementara itu, dari Pihak Dinas Kesehatan selaku pemegang proyek, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Erlina Syamsu mengamini ucapan dari Camat Banjarmasin Timur, ia akhirnya ikut mediasi bersama warga.

“Kami bersama ibu Camat, pak RT dan warga sedang membahas mudah-mudahan ada jalan keluarnya yang win win solution,” ujar Erlina.

Pemerintah Kota Banjarmasin, hari ini,. Selasa (29/7/2025) peletakkan batu pertama pembangunan gedung Puskesmas Cempaka Putih.

“Alhamdulillah sudah didapati hasil mediasi tadi, insyaAllah pihak pelaksana bersedia menyediakan akses keluar masuk warga ke Mushala Darul Ar-qam,” ujar salah satu warga yang ikut mediasi.

“Iya memang pada awal ada akses itu, namun ketika dalam ekspose, tidak ada hingga semua ini terjadi,” tambah Iwan, dari Dinas Kesehatan.

Diketahui, Musala Darul Ar-qam selama ini memang selain fasilitas murid sekolah SDN, yang ada di sampingnya juga untuk masyarakat lingkungan sekitar.
Biasa pula untuk acara perkumpulan yasinan ibu-ibu serta pada bulan Ramadan, penuh jemaah tarawih hingga sebagai pratik para mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Abtasari Banjarmasin sebagai iman untuk jemaah.

Ketragan terakhir, kalau dari pihak pelanksana pembangunan bersedia membuatkan akses sesuai gambag perencanaan awal. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG
TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
LANGKAH AWAL Jabat Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zabua Petakan Titik Rawan
PULIHKAN KESADARAN HUKUM, Polda Kalsel Gandeng BAPAS Kelas I Banjarmasin
KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41

DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38

KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:39

KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08

SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42

KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru

Hukum

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:01

Informasi sebaran titik panas (hotspot) di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. (Foto: HO-BMKG Balikpapan)

Kaltim

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:04

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Kaltara

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca