SuarIndonesia – Ratusan Jamaah Masjid Al Furqan, yang tengah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jum’at (15/11), dititipi imbauan dari pihak Polsek tentang bahayanya radikalisme.
Acara Maulid dihadiri Camat Alalak Drs Haris Isroyani, Danramil 1005-07 Alalak diwakili Serma Rahmadi, Kepala Desa Berangas Timur Diansyah, para Habaib, tokoh agama, tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Berangas Timur.
Juga menghadirkan Penceramah Kondang Ustad KH Nurmahmudi Pimpinan Majelis Ta’lim di Kabupaten Tanah Laut.
Kapolsek Berangas, Ipda H Misriadie, SH menyempatkan waktu untuk memberikan himbauan tentang bahaya radikalisme.
“Saya imbau untuk bisa menjaga diri dan keluarga dari bahaya pengaruh radikalisme, ada beberapa ciri yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal yaitu pertama intoleran (tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain),” ujarnya.
Kedua lanjutnya, fanatik (selalu merasa benar sendiri dan menganggap orang lain salah), ketiga eksklusif (membedakan diri dari umat Islam yang lain), keempat revolusioner (cenderung menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuannya).
“Apabila mengetahui adanya orang di sekitar tempat tinggal dengan tingkah laku mencurigakan, jangan sungkan-sungkan menghubungi anggota Polsek Berangas, baik itu melalui Bhabinkamtibmas ataupun langsung menghubungi Kapolsek, dan setiap laporan yang kami terima, pasti ditindak lanjuti.” ungkap kapolsek.
Selanjutnya dengan diadakannya acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekarang ini, semoga Allah SWT memberikan anugerah dan rahmat bagi kita semua serta melindungi Kabupaten Batola, khususnya Kecamatan Alalak, lepas dari ancaman bahaya Radikalisme. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















