SuarIndonesia – Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalsel, menggelar tabligh akbar dalam rangka hari lahir NU ke 94, di Aula Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Selasa malam (04/02/2019) yang dihadiri keluarga besar NU daerah ini.
Kegiatan tausiah keagamaan yang disampaikan Ustadz Miftah Maulana Iberahim atau akrab disapa Gus Miftah, mengajak warga Nahdliyin selalu mengedepankan akhlak dan adab, serta memuliakan ulama dan kiayi.
Gus Miftah, yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Jogjakarta, mengajak warga nahdliyin di banua agar selalu mengedepankan akhlak dan adab, sebagai pijakan warga NU yang moderat.
Selain itu, NU sebagai garda depan pengawal NKRI dituntut menanamkan budaya patuh dan khidmat kepada ulama dan para kiayi, dalam setiap perilakunya.

“Khidmat NU untuk umat, khidmat umat terhadap kiyai itu, harus ta’zhiman dan ikraman karena itu karakteristik warga nahdliyin, kenapa di NU kedepankan akhlak adab, dan budaya seperti itu harus dipegang teguh dan menjadi perilaku utama warga nahdliyin,” ungkap Gus Miftah seusai tabligh akbar.
Ketua PWNU Kalsel KH Abdul Haris Makkie juga mengihimbau, Nahdliyin di Banua agar terus senantiasa meneguhkan kemandirian, dan di harlah yang hampir ke seratus tahun ini, NU mampu meraih kesuksesan dalam segala bidang.
“Bersyukur acara malam ini berjalan lancar, di rangkaian Harlah NU ke 94, kita akan terus mengawal NKRI, patuh kepada ulama, itu yg harus dilakukan untuk meneguhkan kemandirian, mandiri dalam segala hal,” ungkap Abdul Haris.

Dikatakan Gus Miftah, Ideologi pancasila dan NKRI terus menjadi harga mati, dalam perjuangan pergerakan NU di negeri ini.
Bahkan lanjut Gus Miftah, ajakan Islam yang damai dan sejuk menjadi hal penting, dalam merajut keragaman dan persatuan, untuk membentengi beragam ideologi yang keliru.
Harlah NUke 94 tahun ini, bertema “Islam nusantara, kemandirian NU untuk peradaban dunia,” dapat terus mengembangkan Kemandirian Nahdliyin di segala bidang.
Agenda tabligh akbar yang didukung Bank Kalsel kali ini, selain dihadiri warga Nahdliyin juga nampak organisasi badan otonom di bawahnya, hingga pejabat pemerintahan.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















