PUPR Diminta Atasi Bau Busuk di Depan Sentra Antasari

- Penulis

Rabu, 14 November 2018 - 07:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Setelah banyaknya keluhan di musim hujan adanya bau
busuk dari genangan air yang terus muncul di depan Pasar Sentra Antasari, membuat Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah
angkat bicara.

Politisi PDIP Kalsel ini juga langsung menjadwalkan akan mengecek drainase atau riol yang tersumbat dan mengabatkan banjir. Hal ini penting karena, jangan sampai musim hujan menjadi penghalang masyarakat kota karena banyaknya air yang tak tertampung di drainase dan meluas.

Bahkan, orang nomor dua di Pemko Banjarmasin ini juga meminta PUPR
untuk melakukan pembersihan dan mengecek drainase yang tak mampu
menampung luapan air. Kemudian juga meminta untuk bisa bekerjasama Dinas PUPR, DLH dengan lebih memperhatikan wilayah-wilayah yang menjadikan lingkungan kurang bau ataupun banjir.

Demikian juga dalam mengatasi permasalahan di Sentra Antasari
Banjarmasin diharapkan selain PUPR, PD PAL mupaun DLH melakukan kerjasama, mengingat masalah drainase, sampah, sampai kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Drs H Zauhar Arif setelah mendapat kabar bahwa terdapat bau busuk yang menimbulkan banyak komentar dari masyarakat akhirnya mencoba melewati Jalan di depan Pasar Antasari pada Selasa 13 November 2018 Pagi.

Zauhar Arif mengatakan DLH hari ini akan berkoordinasi dengan PUPR untuk penanganan drainase yang mampet sehingga menimbulkan bau busuk dan genangan air yang menimbulkan ketidaknyamanan warga untuk melewati bagian Jalan Pangeran Antasari tersebut.

“Kita akan rapat bersama pihak PUPR untuk membahas dan menanggulangi
saluran buntu, kemana arus sampah diselokan ini akan ditujukan supaya
arus di selokan tetap lancar dan tidak seperti ini menimbulkan genangan
air dan bau,” ucap Zauhar Arif kepada wartawan (13/1).

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Zauhar menyampaikan secepatnya masalah pencemaran lingkungan yang terjadi akibat drainase dan limbah tersebut akan diatasi, bersama 4 instansi terkait di antaranya PUPR, DLH, Disperindag dan PD PAL Kota
Banjarmasin.

“Dinas PUPR nanti yang memperbaiki drainase, kemudian DLH membersihkan
drainase, Disperindag menertibkan pembuangan limbah pasar dan terakhir
PD PAL mengelola limbah pasar Antasari ini,” terang Zauhar Arif.

Menurut Zauhar Arif ketika pagi Selasa 13 November 2018 lewat di depan Pasar Antasari merasakan mencium aroma busuk yang menyengat serta genangan air bekas hujan yang memang benar sampai 6 jam baru bisa kering genangan air tersebut.

“Saya baru saja tadi pagi lewat di sana setelah hujan memang genangan air ini mengganggu, menimbulkan macet. Di tengah kemacetan disuguhi lagi aroma busuk dari selokan tersebut, pokoknya secepatnya akan kita tangani masalah ini,” pungkas Zauhar.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru