PUPR Diminta Atasi Bau Busuk di Depan Sentra Antasari

PUPR Diminta Atasi Bau Busuk di Depan Sentra Antasari

Suarindonesia – Setelah banyaknya keluhan di musim hujan adanya bau
busuk dari genangan air yang terus muncul di depan Pasar Sentra Antasari, membuat Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah
angkat bicara.

Politisi PDIP Kalsel ini juga langsung menjadwalkan akan mengecek drainase atau riol yang tersumbat dan mengabatkan banjir. Hal ini penting karena, jangan sampai musim hujan menjadi penghalang masyarakat kota karena banyaknya air yang tak tertampung di drainase dan meluas.

Bahkan, orang nomor dua di Pemko Banjarmasin ini juga meminta PUPR
untuk melakukan pembersihan dan mengecek drainase yang tak mampu
menampung luapan air. Kemudian juga meminta untuk bisa bekerjasama Dinas PUPR, DLH dengan lebih memperhatikan wilayah-wilayah yang menjadikan lingkungan kurang bau ataupun banjir.

Demikian juga dalam mengatasi permasalahan di Sentra Antasari
Banjarmasin diharapkan selain PUPR, PD PAL mupaun DLH melakukan kerjasama, mengingat masalah drainase, sampah, sampai kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Drs H Zauhar Arif setelah mendapat kabar bahwa terdapat bau busuk yang menimbulkan banyak komentar dari masyarakat akhirnya mencoba melewati Jalan di depan Pasar Antasari pada Selasa 13 November 2018 Pagi.

Zauhar Arif mengatakan DLH hari ini akan berkoordinasi dengan PUPR untuk penanganan drainase yang mampet sehingga menimbulkan bau busuk dan genangan air yang menimbulkan ketidaknyamanan warga untuk melewati bagian Jalan Pangeran Antasari tersebut.

“Kita akan rapat bersama pihak PUPR untuk membahas dan menanggulangi
saluran buntu, kemana arus sampah diselokan ini akan ditujukan supaya
arus di selokan tetap lancar dan tidak seperti ini menimbulkan genangan
air dan bau,” ucap Zauhar Arif kepada wartawan (13/1).

Zauhar menyampaikan secepatnya masalah pencemaran lingkungan yang terjadi akibat drainase dan limbah tersebut akan diatasi, bersama 4 instansi terkait di antaranya PUPR, DLH, Disperindag dan PD PAL Kota
Banjarmasin.

“Dinas PUPR nanti yang memperbaiki drainase, kemudian DLH membersihkan
drainase, Disperindag menertibkan pembuangan limbah pasar dan terakhir
PD PAL mengelola limbah pasar Antasari ini,” terang Zauhar Arif.

Menurut Zauhar Arif ketika pagi Selasa 13 November 2018 lewat di depan Pasar Antasari merasakan mencium aroma busuk yang menyengat serta genangan air bekas hujan yang memang benar sampai 6 jam baru bisa kering genangan air tersebut.

“Saya baru saja tadi pagi lewat di sana setelah hujan memang genangan air ini mengganggu, menimbulkan macet. Di tengah kemacetan disuguhi lagi aroma busuk dari selokan tersebut, pokoknya secepatnya akan kita tangani masalah ini,” pungkas Zauhar.(SU)

 197 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: